<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353</id><updated>2012-06-02T05:05:56.972+07:00</updated><title type='text'>proaksi</title><subtitle type='html'>"Blog INDEPENDEN. Buat para AKTIVIS (PSIKOLOGI) ISLAM or siapapun dia. Di dedikasikan Reiza. Blog berbasis Psikologi Islami. Ttg proaksi-diri. Maksudnya : ttg proaktif, responsibilitas, inisiasi, setup, attuntment, pemberdayaan diri. Target : membangunan jiwa insan yg Rabbaniyyun. Yaitu fitrah (default) or Islami. MENJADI SESUAI kehendak Allah. Dan gigih bangkit berjuang mencari RIDHO/IZIN-Nya. Valuenya : Attensi-Ex Nihilo-Internalisasi-Outcome (because, becoming is being. Being is becoming)" :D</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>138</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-1654329886008867464</id><published>2010-02-23T17:21:00.003+07:00</published><updated>2010-02-23T17:23:57.414+07:00</updated><title type='text'>QUANTUM IKHLAS SEBAGAI THE LAW OF ATTRACTION  (Habis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OsnusHwPI/AAAAAAAAAJw/gLQiXyvtPBw/s1600-h/kunci-rahasia_1.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 160px; height: 155px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OsnusHwPI/AAAAAAAAAJw/gLQiXyvtPBw/s400/kunci-rahasia_1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441382573341655282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tentang self motivation ini memanfaatkan sifat Ikhlas sebagai 'senjata' bagi kita untuk meraih kesuksesan yang kita inginkan. Baik kesuksesan materi, karir, relationship , kekhusyukan beribadah dsb. Buku ini tak hanya sekedar menyajikan sebuah teori semata, tapi juga menyajikan cara praktis bagaimana agar kita bisa berlatih mencapai kondisi ikhlas tersebut, karena buku ini dilengkapi pula dengan software digital prayer yang diberikan dalam bentuk compact disc (cd) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini juga dikatakan bahwa umumnya manusia hanya memanfaatkan pikiran sadarnya yang memiliki kekuatan hanya 12 % dari keseluruhan kekuatan pikirannya. Pikiran sadar inilah yang biasa kita maksud ketika sedang menggunakan otaknya. Sedangkan yang 88% lainnya merupakan kekuatan bawah sadar yang secara umum hanya muncul dalam bentuk perasaaanya. Namun sayangnya, kekuatan bawah sadar yang kita miliki ini seringkali terisi oleh hal-hal yang salah kaprah. Oleh karena itu, agar kita dapat memanfaatkan alam bawah sadar yang 88% ini secara optimal maka kita harus berlatih, membersihkan alam bawah sadar kita dari pikiran negatif dan menggantinya dengan pikiran dan afirmasi-afirmasi positif. Aplikasi software digital prayer ini jika kita dengarkan secara berkala akan mampu membawa kita ke alam bawah sadar dan membantu kita mencapai kondisi ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quantum Ikhlas membagi proses mencapai kondisi ikhlas ini menjadi 4 tahap, yang digambarkan dengan model kuadran. Kuadran pertama adalah : Alpamathic brainware, kuadran kedua Afirmasi, kuadran ketiga Visualisasi dan kuadran keempat syukur/ikhlas.&lt;br /&gt;Frekuensi otak kita yang paling mudah berada dalam kondisi rileks di alam bawah sadar adalah berada pada frekuensi beta (8- 14 hz) dan theta (4-8 hz) atau biasa disebut dengan alphamatic brainware. Untuk mencapai kondisi ini kita bisa melakukan relaksasi atau meditasi dengan bantuan cd digital prayer. Setelah kita bisa masuk ke kondisi alphamatic, masukkan afirmasi-afirmasi yang berupa kalimat-kalimat positif dari apa saja kesuksesan yang kita inginkan. Selanjutnya bayangkan dengan memvisualisasikan keadaan di mana kita telah mencapai kondisi sukses yang kita inginkan tersebut lalu kita ucapkan syukur atas kesuksesan yang kita raih. Dalam kondisi ini kita juga mengikhlaskan segalanya kepada Allah. Jaga dan pelihara rasa syukur dan ikhlas yang telah kita dapatkan itu selama mungkin. Kekuatan positive feeling akan bekerja dengan kuanta vibrasi yang lebih besar, sesuai dengan hukum Law of Attraction (LAW) maka kita pun akan mendapatkan hasil dari kuanta vibrasi yang ditarik itu ke dalam diri kita. Kesuksesan akan kita raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling saya suka dari buku ini adalah kelengkapan teori yang ada di dalamnya, karena selain menyajikan teori quantum ikhlas sendiri juga dibahas pula tentang Law of Attraction dan pentingnya kekuatan Doa (dimana kekuatan doa tidak dibahas di buku the secret – rhonda byrne) . Kelebihan lain adalah dengan adanya CD software digital prayer ini membuat kita bisa berlatih menyetel otak kita ke kondisi bawah sadar dan memasukkan afirmasi-afirmasi positif ke dalamnya. (ternyata hampir sama dengan buku hypnobirthing yang beberapa waktu saya baca, di sana ada cd latihannya juga, hanya saja pembahasan lebih difokuskan untuk kesuksesan dalam proses melahirkan bayi), sedangkan dalam buku ini kesuksesan yang dimaksud cakupannya lebih luas mulai dari kesuksesan materi sampai kekhusyukan beribadah. Bagi anda yang ingin sukses, baca buku ini deh !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sebenarnya seperti The Secret tapi versi Indonesianya, dan buku ini kebanyakan membahas Law of Attraction dari segi ilmu Quantum. Apa yang dimaksud dengan Quantum, menurut para ilmuwan Quantum bahwa di dunia energi yang terhalus yang "tak tampak" wujudnya berlaku hukum yang berbeda dengan dunia benda yang "tampak", di level Quantum sebenarnya tidak ada benda yang padat. Semua benda di dunia pada dasarnya terbuat dari "ruang hampa". Para ilmuwan Quantum ini meneliti apa sebenarnya yang terjadi ketika sebuah benda di belah terus-menerus hingga ke tingkat materi yang sangat kecil. Dan materi terkecil itupun terus dibelah lagi dengan alat pemecah atom sampai tak terlihat hingga berubah menjadi energi yang terhalus. Buku ini membahas bagaimana kita dapat menyeimbangkan antara otak kiri dan otak kanan, disini dijelaskan juga apabila kita ingin sukses dan mendapatkan apa yang kita inginkan, seharusnya kita fokus pada apa yang kita inginkan dan bukan memmikirkan bagaimana caranyasupaya keinginan kita itu terwujud, kadang kita terlalu sibuk memikirkan bagaimana caranya agar keinginan kita terwujud, sehingga menimbulkan rasa khawatir di dalam pikiran dan hati kita , apabila kita meminta dan berdoa pada Tuhan, kita tinggal : 1. Meminta 2. Menerima (seolah-olah keinginan kita telah tercapai) 3. Pasrah Nah...sifat pasrah atau Ikhlas ini yang kadang atau seringkali sulit untuk dicapai oleh pikiran dan hati kita, cobalah Anda ingat terakhir kali pikiran Anda merasa cemas atau marah. Saat itu otak kiri dan kanan Anda tidak harmonis (koheren) sehingga perasaan hati Anda pun kacau pekerjaanpun berantakan karena Anda sulit berkosentrasi, pastikan setiap pikiran mempunyai keuntungan tariklah keuntungan dari setiap pikiran Anda, hentikan memproses pikiran yang tidak menguntungkan. Buku inilah sebagai buku pedoman hidup kita untuk dapat dengan mudah merasakan perasaan tenang dan ikhlas dan mudah mencari gelombang otak ikhlas, karena selama perasaan dihati Ikhlas-rela,tenang, enak dan nyaman-maka hidup anda akan terasa rela, tenang, enak dan nyaman. Dengan positive feeling seperti itu sukses dan performance hanya tinggal masalah waktu. Anda tidak perlu ngoyo mengejarnya, karena ketika anda ikhlas, alam Vibrasi melalui mekanika Quantum akan berkolaborasi membantu mewujudkan niat-niat anda. Karena itu keterampilan untuk mempositifkan perasaan menjadi sangat penting untuk menjamin keberhasilan hidup anda. Perasaan syukur atas setiap apa yang kita dapatkan dan kita peroleh sangatlah penting untuk memperoleh hati yang tenang dan ikhlas serta bahagia, semakin sering Anda melatih perasaan syukur seperti ini, semakin berkurang perasaan tidak enak yang biasa terasa menekan di hati. Dengan semakin lapangnya perasaan di hati, kualitas performance Anda akan meningkat lebih baik secara alami--dalam bentuk efisiensi, efektifitas, produktifitas, kreativitas dan sinkronisitas-tanpa harus memaksa diri. Buku ini disertakan juga CD Alphamatic Brainwave, efek CDAlphamatic Brainwave ini antaranya yaitu ; gelombang otak Alfa adalah titik pertemuan antara pikiran dan imajinasi, antara otak kiri dan kanan, dan antara orientasi pandangan ke luar dan ke dalam diri sendiri. Hampir tidak mungkin untuk Alfa tanpa merasakan relaksasi otot yang nyata. Saat rileks, spontanitas, kejernihan pikiran, dan kemampuan menikmati hidup meningkat. Ketika Anda mendengar CD Alphamatic Brainwave, anda mungkin tidak akan mendengar nada pada gelombang baru yang tercipta dari respon otak tersebut. Ini karena karena kemampuan indra dengar kita hanya bisa mendeteksi suara dengan frekuensi antara 20 - 20.000 Hz, sementara nada yang menyisip pada kedua gelombang yang berbeda tadi bergerak dibawah 20 Hz. Yang kemudian anda dengar adalah suara desis, gemericik air atau suara unik lainnya. Suara-suara itu bercampur dengan suara musik membentuk gelombang frekuensi otak Alfa misalnya, tidak secara langsung diperdengarkan melalui sumbernya, yaitu CD, melainkan terbentuk secaraalami di dalam kepala Anda hasil respon otomatis otak yang di kenal sebagai FFR (Frequency Following Response). Suara-suara itu tengah bekerja keras untuk mengarahkan otak menuju gelombang otak yang telah Anda pilih. Ketika dua suara Brainwave bertemu dan menyatu (dari telinga kiri dan kanan), sebagaian orang menerimanya sebagai suara tertentu yang bergerak perlahan dari kiri ke kanan. By : chukie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji' :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kekuatanhatiq.blogspot.com/2009/01/kekeuatan-hati.html"&gt;http://kekuatanhatiq.blogspot.com/2009/01/kekeuatan-hati.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-1654329886008867464?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/1654329886008867464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=1654329886008867464' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1654329886008867464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1654329886008867464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/quantum-ikhlas-sebagai-law-of_23.html' title='QUANTUM IKHLAS SEBAGAI THE LAW OF ATTRACTION  (Habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OsnusHwPI/AAAAAAAAAJw/gLQiXyvtPBw/s72-c/kunci-rahasia_1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-3099474042299306674</id><published>2010-02-23T17:14:00.005+07:00</published><updated>2010-02-23T17:20:27.780+07:00</updated><title type='text'>QUANTUM IKHLAS SEBAGAI THE LAW OF ATTRACTION  (I)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OrTwMdKDI/AAAAAAAAAJo/z2XuuU0ysSc/s1600-h/logo_QI.gif"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 249px; height: 51px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OrTwMdKDI/AAAAAAAAAJo/z2XuuU0ysSc/s400/logo_QI.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441381130636699698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kita sama-sama simak, kutipan penting dari situs kekuatanhati.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QUANTUM IKHLAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKUATAN HATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.......... Quantum Ikhlas® yang akan menemani perjalanan pertumbuhan Anda selanjutnya. Pintu gerbang menuju kunci rahasia pertumbuhan diri terbaik di dunia yang sudah kami riset selama 20 tahun untuk kemajuan Anda. Manfaatkanlah kecanggihan teknologi kuantum untuk mengakses zona keikhlasan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukanlah kembali potensi luar biasa dari fitrah Anda yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNOLOGI AKTIVASI KEKUATAN HATI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Quantum Ikhlas tidak semata membantu anda memiliki harta yang anda inginkan. Ia juga tidak sekedar memudahkan anda mengerjakan hal-hal yang anda inginkan. Teknologi Quantum Ikhlas akan membantu anda menjadi orang yang berhak memiliki dan mengerjakan apa yang anda inginkan, dengan lebih mudah. Erbe Sentanu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia mandiri selalu berusaha memperbaiki dan melakukan perubahan dalam hidupnya. Dan perubahan meski banyak didambakan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, tidak akan ada perubahan mendasar dan permanen akan terjadi tanpa dimulai dari dalam diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang dilakukan manusia untuk memperbaiki kehidupannya. Dan seperti banyak orang kita pun senantiasa bekerja keras berusaha berubah agar bisa menikmati hidup yang lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya jarang sekali kita bertanya: Apakah usaha dan tenaga yang kita keluarkan untuk itu - melalui kerja-keras, melalui buku-buku positif, kaset-kaset motivasi, berbagai training pengembangan pribadi dan aneka usaha untuk berubah menjadi orang yang lebih baik - sudah sepadan dengan hasilnya? Singkatnya, apakah hidup kita sudah seperti yang kita kehendaki atau setidaknya mendekati harapan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menemukan prestasi yang "rasanya" masih jauh dari harapannya, meski di dalam hati mereka merasa mampu dan merasa berhak mendapat hasil yang lebih baik. Sebagian lagi hidupnya seperti berputar dalam lingkaran atau berjalan ditempat tak tentu arah. Seolah betapapun kerasnya usaha yang kita keluarkan dan betapapun positifnya kita berpikir, kualitas hidup yang lebih baik tetap jauh dari kenyataan. Dan, hidup menjadi sebuah peruntungan yang sulit ditebak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sangat memahami perasaan itu karena dulu kamipun merasakan hidup yang demikian. Sampai akhirnya kami menemukan kunci rahasia sukses dan kebahagiaan lahir-bathin yang kami sebut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ultimate Emotional-Spiritual Technology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Not Just Another Theoretical Concept&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun memanfaatkan The Power of Quantum Ikhlas® akan merasakan hidupnya meningkat lebih baik, dan seringkali diluar jangkauan imajinasinya. Karena melalui kompetensi teknologi hati yang dikuasainya ia mulai mengatahui, memahami dan dengan sadar membiarkan dirinya dituntun oleh Kekuatan Tuhan Yang Maha Kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Quantum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi science ilmu-pengetahuan di tingkat kuantum - untuk memudahkan hidup manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyerahkan diri kepada Tuhan. Menjalani hidup hanya untuk-Nya, dengan mengandalkan bimbingan dan bantuan-Nya disemua bidang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Quantum Ikhlas®&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi science iptek yang secara kuantitatif dan kualitatif mengukur, melatih dan meningkatkan tingkat kompetensi keikhlasan di dasar hati manusia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Quantum Ikhlas menerangkan cara (how-to) berupa "teknologi prosedur mental" yang bisa diaplikasikan dengan mudah dan pasti - bukan penjelasan konseptual teoritis belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena bersifat teknologi, maka melalui ikhlas manusia memang otomatis menjadi lebih tenang, damai, bahagia dan sukses dalam hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkanlah bagaimana rasanya jika anda bisa memperbaiki benchmark keikhlasan anda dengan pasti. Ketika anda berhasil ikhlas dengan "prosedur" yang benar berbagai tujuan mulia anda jadi lebih mudah diraih. Dan anda juga tahu, jika tujuan itu belum tercapai anda hanya tinggal menyempurnakan lagi prosedur keikhlasan di dalam pikiran dan hati anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas Lewat Teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memahami pikiran dan perasaan yang menguasai setiap orang yang "ingin sukses" atau yang selalu "nyaris berhasil"... karena begitu pula kami dulu. Beruntung beberapa orang berhati mulia mau cukup bersabar terus menuntun sehingga saat ini hidup kami jauh lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berniat membalas kebaikan mereka dan melalui Katahati Institute kami berusaha menjangkau lebih banyak orang yang menginginkan perubahan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas Lewat Teknologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut diingat sukses bukanlah karir dan finansial semata - tetapi juga termasuk keluarga yang harmonis, persahabatan, kesehatan, tingkat intelejensi, rasional, emosional maupun kecerdasan spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya anda kami ajak untuk membayangkan, bagaimana jika seandainya.. ternyata.. ada cara yang lebih mudah, lebih pantas, lebih wajar dan lebih alami untuk meraih kebahagiaan, nikmat-kerja, kedamaian, dan sukses kehidupan... Lahir-bathin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih menyenangkan lagi.. Bagaimana jika ternyata.. hal itu kita bisa melakukannya bersama-sama dengan penuh kepastian dalam kedamaian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabarlah sedikit lagi.. karena kami akan tunjukkan pada anda rahasia sukses dan kebahagiaan yang telah merubah hidup banyak orang, dan yang - jika anda ijinkan - bisa merubah hidup anda juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-3099474042299306674?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/3099474042299306674/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=3099474042299306674' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3099474042299306674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3099474042299306674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/quantum-ikhlas-sebagai-law-of.html' title='QUANTUM IKHLAS SEBAGAI THE LAW OF ATTRACTION  (I)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S4OrTwMdKDI/AAAAAAAAAJo/z2XuuU0ysSc/s72-c/logo_QI.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-1774732471677549186</id><published>2010-02-23T16:13:00.004+07:00</published><updated>2010-02-23T16:19:07.116+07:00</updated><title type='text'>Lagi, Lebih Dekat Dengan LOGOTERAPI</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Logoterapi: Sebuah Pendekatan untuk Hidup Bermakna&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit kota Kufah19 Ramadhan tahun 40 Hijriyah sudah mulai menampakkan cahaya kekuningan. Baru saja Imam Ali ibn Abi Thalib as. mulai mengimami sholat shubuh. Seketika, ketika ia baru saja mengangkat kepalanya dari sujud, pedang beracun Ibnu Muljam langsung menghantam kepala sang Imam. Dengan senyuman, Imam Ali langsung mengusapkan darah yang membasahi janggut kepada wajahnya. Dengan wajah tenang, mulutnya berucap: “Fuztu wa Rabbil Ka’bah. demi Tuhan yang memelihara Ka’bah, sungguh aku bahagia!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah diatas sengaja saya kutip sebagai pengantar agar kita lebih dapat memahami logoterapi. Kisah Imam Ali diatas jelas-jelas merupakan sebuah kemalangan, jelas-jelas apa yang dialami Amirul Mukminin adalah sebuah musibah, jelas-jelas sebuah bencana yang mengantarkannya kepada kematian. Tapi apa yang terjadi? Apa yang diucapkan Imam Ali? “Fuztu wa Rabbil Ka’bah. demi Tuhan yang memelihara Ka’bah, sungguh aku bahagia!”. Luar biasa. Sikap Imam Ali inilah sebenarnya yang menjadi tujuan dari Logo terapi. Lantas kalau begitu apa sebenarnya Logoterapi itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Pengertian Logoterapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Logoterapi diperkenalkan oleh Viktor Frankl, seorang dokter ahli penyakit saraf dan jiwa (neuro-psikiater). Logoterapi berasal dari kata “logos” yang dalam bahasa Yunani berarti makna (meaning) dan juga rohani (spirituality), sedangkan terapi adalah penyembuhan atau pengobatan. Logoterapi secara umum dapat digambarkan sebagai corak psikologi/ psikiatri yang mengakui adanya dimensi kerohanian pada manusia di samping dimensi ragawi dan kejiwaan, serta beranggapan bahwa makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will of meaning) merupakan motivasi utama manusia guna meraih taraf kehidupan bermakna (the meaningful life) yang didambakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ada tiga asas utama logoterapi yang menjadi inti dari terapi ini, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  1. Hidup itu memiliki makna (arti) dalam setiap situasi, bahkan dalam penderitaan dan kepedihan sekalipun. Makna adalah sesuatu yang dirasakan penting, benar, berharga dan didambakan serta memberikan nilai khusus bagi seseorang dan layak dijadikan tujuan hidup.&lt;br /&gt;  2. Setiap manusia memiliki kebebasan – yang hampir tidak terbatas – untuk menentukan sendiri makna hidupnya. Dari sini kita dapat memilih makna atas setiap peristiwa yang terjadi dalam diri kita, apakah itu makna positif atupun makna yang negatif. Makna positif ini lah yang dimaksud dengan hidup bermakna.&lt;br /&gt;  3. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk mangambil sikap terhadap peristiwa tragis yang tidak dapat dielakkan lagi yang menimpa dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. Contoh yang jelas adalah seperti kisah Imam Ali diatas, ia jelas-jelas mendapatkan musibah yang tragis, tapi ia mampu memaknai apa yang terjadi secara positif sehingga walaupun dalam keadaan yang seperti itu Imam tetap bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ajaran Logoterapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga asas itu tercakup dalam ajaran logoterapi mengenai eksistensi manusia dan makna hidup sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Dalam setiap keadaan, termasuk dalam penderitaan sekalipun, kehidupan ini selalu mempunyai makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kehendak untuk hidup bermakna merupakan motivasi utama setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Dalam batas-batas tertentu manusia memiliki kebebasan dan tanggung jawab pribadi untuk memilih, menentukan dan memenuhi makna dan tujuan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Hidup bermakna diperoleh dengan jalan merealisasikan tiga nilai kehidupan, yaitu nilai-nilai kreatif (creative values), nilai-nilai penghayatan (eksperiental values) dan nilai-nilai bersikap (attitudinal values).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Tujuan Logoterapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dari logoterapi adalah agar setiap pribadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. memahami adanya potensi dan sumber daya rohaniah yang secara universal ada pada setiap orang terlepas dari ras, keyakinan dan agama yang dianutnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. menyadari bahwa sumber-sumber dan potensi itu sering ditekan, terhambat dan diabaikan bahkan terlupakan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. memanfaatkan daya-daya tersebut untuk bangkit kembali dari penderitaan untuk mamp[u tegak kokoh menghadapi berbagai kendala, dan secara sadar mengembangkan diri untuk meraih kualitas hidup yang lebih bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Pandangan Logoterapi terhadap Manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Menurut Frankl manusia merupakan kesatuan utuh dimensi ragawi, kejiwaan dan spiritual. Unitas bio-psiko-spiritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Frankl menyatakan bahwa manusia memiliki dimensi spiritual yang terintegrasi dengan dimensi ragawai dan kejiwaan. Perlu dipahami bahwa sebutan “spirituality” dalam logoterapi tidak mengandung konotasi keagamaan karena dimens ini dimiliki manusia tanpa memandang ras, ideology, agama dan keyakinannya. Oleh karena itulah Frankl menggunakan istilah noetic sebagai padanan dari spirituality, supaya tidak disalahpahami sebagai konsep agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Dengan adanya dimensi noetic ini manusiamampu melakukan self-detachment, yakni dengan sadar mengambil jarak terhadap dirinya serta mampu meninjau dan menilai dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Manusia adalah makhluk yang terbuka terhadap dunia luar serta senantiasa berinteraksi dengan sesama manusia dalam lingkungan sosial-budaya serta mampu mengolah lingkungan fisik di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Logoterapi sebagai Teori Kepribadian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerangka pikir teori kepribadian model logoterapi dan dinamika kepribadiannya dapat digambarkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang selalu mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Dalam pandangan logoterapi kebahagiaan itu tidak datang begitu saja, tetapi merupakan akibat sampingan dari keberhasilan seseorang memenuhi keinginannya untuk hidup bermakna (the will to meaning). Mereka yang berhasil memenuhinya akan mengalami hidup yang bermakna (meaningful life) dan ganjaran (reward) dari hidup yang bermakna adalah kebahagiaan (happiness). Di lain pihak mereka yang tak berhasil memenuhi motivasi ini akan mengalami kekecewaan dan kehampaan hidup serta merasakan hidupnya tidak bermakna (meaningless). Selanjutnya akibat dari penghayatan hidup yang hampa dan tak bermakna yang berlarut-larut tidak teratasi dapat mengakibatkan gangguan neurosis (noogenik neurosis) mengembangkan karakter totaliter (totalitarianism) dan konformis (conformism). By : Luthfi Seli Fauzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji' :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://luthfis.wordpress.com/2008/05/11/logoterapi-sebuah-pendekatan-untuk-hidup-bermakna/"&gt;http://luthfis.wordpress.com/2008/05/11/logoterapi-sebuah-pendekatan-untuk-hidup-bermakna/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-1774732471677549186?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/1774732471677549186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=1774732471677549186' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1774732471677549186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1774732471677549186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/lagi-lebih-dekat-dengan-logoterapi.html' title='Lagi, Lebih Dekat Dengan LOGOTERAPI'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-7415673237833192008</id><published>2010-02-23T16:08:00.000+07:00</published><updated>2010-02-23T16:10:10.783+07:00</updated><title type='text'>Drs Hanna Djumhana Bastaman MPSi: Psikologi Islami Bukan Sufi Healing</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;Kian maraknya problematika di tengah  masyarakat dewasa ini, yang tak hanya dari segi kualitas tapi juga  kuantitas, membutuhkan penanganan luar biasa untuk menyelesaikannya.  Berbagai terobosan baru diupayakan, dan salah satunya adalah terapi  psikologi Islami. Mungkin bagi sebagian kalangan, nama psikologi Islami  masih terdengar asing. Ini bisa dimengerti karena seperti diutarakan  oleh Ketua Dewan Pakar Asosiasi Psikologi Islami (API), Drs Hanna  Djumhana Bastaman MPSi, ilmu tersebut memang belum lama dikembangkan,  meski sudah muncul sejak tahun 60-an. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;Sesuai namanya, psikologi ini agak berbeda  dengan psikologi umum, lantaran salah satu titik bidiknya di samping  kesehatan mental, adalah agar bagaimana meningkatkan kualitas keimanan  seseorang. Dan dalam hal ini landasaannya jelas yakni Alquran. Diakui  Hanna, tidak mudah untuk mengembangkan psikologi Islami sampai dapat  diakui keberadaanya secara luas. "Masih banyak yang mempertanyakan,  mengapa mesti memakai landasan Islam, apakah dengan psikologi umum tidak  bisa sembuh?" urai Hanna. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;Kendati demikian, ia mengaku optimis ke depan  psikologi Islami dapat berkembang luas hingga mampu mengatasi  persoalan-persoalan kejiwaan di masyarakat. Penjelasan Hanna menyangkut  psikologi Islami secara umum, penerapan dan prospeknya yang terangkum  dalam wawancara berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana respons masyarakat dan juga  kalangan dunia ilmu pengetahuan menyangkut keberadaan psikologi Islami  ini?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalau sejauh ini tidak ada yang anti, tapi umumnya  memang masih &lt;em&gt;wait and see&lt;/em&gt;. Menurut saya hal tersebut wajar saja  mengingat psikologi Islami belum begitu jelas penerapannya. Ini &lt;em&gt;kan&lt;/em&gt;  bisa dikatakan sesuatu yang baru dirumuskan kembali, yakni bagaimana  untuk mendekatkan sains dengan agama, yang dalam hal ini ilmu psikologi  dengan Alquran. Oleh karenanya yang dijadikan landasan filsafat ilmu  dari psikologi Islami adalah konsep manusia menurut Alquran. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana prospek pengembangannya ke  depan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saya lihat akan cukup bagus, dan itu antara lain  ditandai dengan makin bertambahnya jumlah tenaga pengajar atau pun  mahasiswa yang tertarik mendalami bidang pengetahuan ini. Demikian pula  di sejumlah perguruan tinggi Islam, mereka misalnya sudah membuka mata  kuliah Psikologi Islami. Serta pada program studi Timur Tengah dan Islam  pun ada mata kuliah Psikologi dan Islam. Itu adalah tanda-tanda subur  dan menunjukkan bakal berkembang pesatnya psikologi Islami di masa  mendatang. Pada dasarnya usaha untuk meninjau upaya psikologi melalui  pendekatan agama sudah cukup lama. Bila kita lihat ke belakang, pada  tahun 60-an ibu Zakiah Darajat itu sudah mulai merintis adanya psikologi  bercorak Islam. Tapi sifatnya masih sporadis. Nah kemudian pada  simposium nasional tahun 1994 mereka semua dikumpulkan hingga muncul  kesepakatan berkaitan dengan nama psikologi Islami sebab saat itu ada  pula yang mengusulkan nama psikologi Qurani, psikologi tasawuf, dan  sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;&lt;strong&gt;Menurut Anda, mengapa psikologi  Islami ini perlu dikembangkan?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kita sebenarnya punya alasan  mengapa harus mengembangkan psikologi bercorak baru. Tapi terlebih  dahulu harus diketahui bahwa psikologi Islami bukanlah modifikasi dari  ilmu psikologi. Dasar pemikirannya berbeda. Psikologi Islami jelas,  landasannya adalah Alquran. Bila psikologi umum hanya bertujuan untuk  menuju ke kesehatan mental, psikologi Islami adalah mencapai kesehatan  mental dan iman. Terkait dengan perkembangan zaman yang dikatakan  sebagai &lt;em&gt;the age of science and hi-tech&lt;/em&gt; dan juga &lt;em&gt;the age of  enterprise&lt;/em&gt; (abad perniagaan bebas), nyatanya justru banyak pula  menimbulkan permasalahan. Kerusakan lingkungan, perlombaan senjata,  kriminalitas, dan masih banyak lagi yang kesemua itu bermula dari krisis  jati diri serta makin rendahnya penghayatan agama. Berkembangnya  masalah kemanusiaan tersebut harus diperhatikan secara seksama terutama  oleh para pakar ilmu. Termasuk pula bidang psikologi, maka perlu  dikembangkan beragam pendekatan yang efektif dan terobosan-terobosan  baru untuk menghadapinya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;&lt;strong&gt;Lantas mengapa yang dipilih adalah  pendekatan spiritual?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam dialog psikoterapi, selalu yang  harus pertama kali dipahami adalah bagaimana potensi diri si pasien  yang dapat dikembangkan. Misalnya kondisi fisik, kemampuan dan kualitas  kejiwaan, dukungan keluarga atau lingkungan sekitar. Adapun kemudian  logoterapi mengajarkan pada makna hidup serta mengakui adanya dimensi  spiritual pada diri di samping dimensi ragawi, kejiwaan dan sosial  budaya. Jadi bisa diketahui, begitu pentingnya dimensi spiritual ini  terlebih eksistensi manusia ditandai oleh tiga hal; keruhanian,  kebebasan dan tanggungjawab. Di sini, dimensi spiritual adalah sumber  dari segala potensi, bakat, sifat maupun kualitas insani seperti hasrat  untuk hidup bermakna, hati nurani, keindahan, keimanan, cinta kasih dan  banyak lagi. Bahkan ada yang mengatakan, dimensi ruhani manusia adalah  sumber kesehatan yang tidak pernah sakit sekalipun orangnya menderita  sakit secara fisik dan mental. Daya keruhanian ini umumnya tidak  disadari dan inilah yang perlu lebih disadari untuk meraih kehidupan  bermakna. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span class="blocktext"&gt;&lt;strong&gt;Tujuan akhir psikologi Islami salah  satunya adalah guna meningkatkan keimanan seseorang. Tapi bisakah  diterapkan untuk non-Muslim?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya psikologi Islami  berlandaskan pada sunatullah yang sudah terdapat pada diri tiap-tiap  manusia dan begitu pula wawasan manusia menurut ajaran Islam. Namun  psikologi Islami bukan &lt;em&gt;sufi healing&lt;/em&gt; serta tidak ada upaya untuk  sakralisasi psikologi. Ini merupakan psikologi ilmiah dengan metodelogi  ilmiah pula. Ya kekhususannya ada pada landasannya yakni citra manusia  menurut Islam. Dengan demikian, psikologi Islami bukan untuk orang Islam  semata, tapi orang non-Muslim pun bisa. Karena prinsip-prinsip yang  digunakan adalah universal sifatnya. Ini hanya namanya saja psikologi  Islami, kalau ada yang mengusulkan nama baru dan dirasakan cocok, ya  bisa saja kemudian diganti. Silakan saja. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maraji' :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="emphtext"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="smallblocktext"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="emphtext"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.ssffmp.or.id/berita/20691/Drs_Hanna_Djumhana_Bastaman_MPSi_Psikologi_Islami_Bukan_Sufi_Healing"&gt;http://www.ssffmp.or.id/berita/20691/Drs_Hanna_Djumhana_Bastaman_MPSi_Psikologi_Islami_Bukan_Sufi_Healing    &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-7415673237833192008?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/7415673237833192008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=7415673237833192008' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7415673237833192008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7415673237833192008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/drs-hanna-djumhana-bastaman-mpsi.html' title='Drs Hanna Djumhana Bastaman MPSi: Psikologi Islami Bukan Sufi Healing'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-2867422248892641802</id><published>2010-02-23T15:59:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T15:59:40.663+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (Habis)</title><content type='html'>&lt;table class="style6" border="0" cellpadding="4" cellspacing="12" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="abraham"&gt;Abraham Maslow (1908 - 1970)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;      &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Abraham Maslow dilahirkan di Brooklyn, New York,  pada tahun 1908 dan wafat pada tahun 1970 dalam usia 62 tahun. Maslow  dibesarkan dalam keluarga Yahudi dan merupakan anak tertua dari tujuh  bersaudara. Masa muda Maslow berjalan dengan tidak menyenangkan karena  hubungannya yang buruk dengan kedua orangtuanya. Semasa kanak-kanak dan  remaja Maslow merasa bahwa dirinya amat menderita dengan perlakuan  orangtuanya, terutama ibunya.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Keluarga Maslow amat berharap bahwa ia dapat  meraih sukses melalui dunia pendidikan. Untuk menyenangkan kemauan  ayahnya, Maslow sempat belajar di bidang Hukum tetapi kemudian tidak  dilanjutkannya. Ia akhirnya mengambil bidang studi psikologi di  University of Wisconsin, dimana ia memperoleh gelar Bachelor tahun 1930,  Master tahun 1931, dan Ph.D pada tahun 1934.&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Abraham Maslow dikenal sebagai pelopor aliran psikologi  humanistik. Maslow percaya bahwa manusia tergerak untuk memahami dan  menerima dirinya sebisa mungkin.  Teorinya yang sangat terkenal sampai  dengan hari ini adalah teori tentang &lt;b&gt;Hierarchy of Needs&lt;/b&gt; (Hirarki  Kebutuhan). Menurut Maslow, manusia termotivasi untuk memenuhi  kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki  tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat  dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Adapun  hirarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;     &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt;     &lt;div align="center"&gt;       &lt;table style="border-style: outset; border-width: 1.5pt;" border="1" cellpadding="0" width="121"&gt;         &lt;tbody&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td style="padding: 0.75pt;" bgcolor="#808000" width="109"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: windowtext;"&gt;Kebutuhan untuk aktualisasi  diri &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;       &lt;/table&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;div align="center"&gt;       &lt;table style="border-style: outset; border-width: 1.5pt;" border="1" cellpadding="0" width="148"&gt;         &lt;tbody&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td style="padding: 0.75pt;" bgcolor="#808000" width="136"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: windowtext;"&gt;Kebutuhan untuk dihargai&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;       &lt;/table&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;div align="center"&gt;       &lt;table style="border: 1.5pt outset;" border="1" cellpadding="0"&gt;         &lt;tbody&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 127.5pt;" bgcolor="#808000" width="170"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: windowtext;"&gt;Kebutuhan  untuk dicintai dan disayangi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;       &lt;/table&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;div align="center"&gt;       &lt;table style="border: 1.5pt outset;" border="1" cellpadding="0"&gt;         &lt;tbody&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 146.25pt;" bgcolor="#808000" width="195"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: windowtext;"&gt;Kebutuhan  akan rasa aman dan tentram&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: windowtext;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;       &lt;/table&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;div style="margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt;       &lt;table style="border: 1.5pt outset;" border="1" cellpadding="0"&gt;         &lt;tbody&gt;           &lt;tr&gt;             &lt;td style="padding: 0.75pt; width: 2.5in;" bgcolor="#808000" width="240"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: windowtext;"&gt;Kebutuhan fisiologis /  dasar&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;           &lt;/tr&gt;         &lt;/tbody&gt;       &lt;/table&gt;       &lt;p&gt;Hirarki Kebutuhan Maslow &lt;/p&gt;     &lt;/div&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="hans"&gt; Hans Eysenck (1916 - 1997)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Hans Jurgen Eysenck dilahirkan di Berlin, Jerman, pada tahun 1916. Kedua  orangtuanya adalah selebritis yang sangat berharap bahwa Eysenck kelak  dapat menjadi seorang aktor. Pada usia 2 tahun Eysenck terpaksa  dibesarkan oleh neneknya karena orangtuanya bercerai.  Setelah tamat SMU Eysenck memutuskan untuk melanjutkan sekolah di luar  negeri karena ia merasa tidak senang dengan Regim Nazi. Ia memang  meninggalkan Jerman  dan akhirnya menetap di Inggris, dimana ia  memperoleh gelar Ph.D. di bidang psikologi dari University of London.  Sejak saat itu ia telah menulis lebih dari 50 buku dan  600 artikel  penelitian dengan berbagai topik. Oleh sebab itu, oleh para  pengkritiknya ia sering dianggap sebagai seorang yang serba bisa dan  ahli membuat teori (meskipun banyak juga teori yang didukung oleh hasil  penelitiannya).  Eysenck adalah seorang ahli teori biologi dan hal ini membuatnya  terinspirasi untuk melakukan penelitian pada komponen-komponen biologis  dari kepribadian. Dia mengatakan bahwa intelegensi merupakan sesuatu  yang diturunkan sejak lahir. Ia juga memperkenalkan konsep ekstroversi  (introversi-ekstraversi) dan neurotisme (neurotik-stabil) sebagai dua  dimensi dasar kepribadian. Dia percaya bahwa karakteristik kepribadian  dapat diuraikan berdasarkan dua dimensi tersebut, yang disebutnya dengan  "Supertraits".   &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;   &lt;a name="albert"&gt;Albert Bandura (1925 -     )&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;      Albert Bandura dilahirkan pada tahun 1925 di Alberta, Canada. Dia  memperoleh gelar Master di bidang psikologi pada tahun 1951 dan setahun  kemudian ia juga meraih gelar doktor (Ph.D). Setahun setelah lulus, ia  bekerja di Standford University.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran sosial  (Social Learning Theory), salah satu konsep dalam aliran behaviorisme  yang menekankan pada komponen kognitif dari pikiran, pemahaman dan  evaluasi. Albert Bandura menjabat sebagai ketua APA pada tahun 1974 dan   pernah dianugerahi penghargaan Distinguished Scientist Award pada tahun  1972.  &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-2867422248892641802?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/2867422248892641802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=2867422248892641802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2867422248892641802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2867422248892641802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-habis.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (Habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-2749861561098345706</id><published>2010-02-23T15:58:00.003+07:00</published><updated>2010-02-23T15:58:49.748+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (VI)</title><content type='html'>&lt;a name="erik"&gt;&lt;strong&gt;Erik Erikson (1902 - 1994)&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Erik Homburger Erikson dilahirkan di Frankfurt, Jerman, pada tahun 1902.  Ayahnya adalah seorang keturunan Denmark dan Ibunya seorang Yahudi.  Erikson belajar psikologi pada Anna Freud (putri dari Sigmund Freud) di  Vienna Psycholoanalytic Institute selama kurun waktu tahun 1927-1933.  Pada tahun 1933 Erikson pindah ke Denmark dan disana ia mendirikan pusat  pelatihan psikoanalisa (psychoanalytic training center). Pada tahun  1939 ia pindah ke Amerika serikat dan menjadi warga negara tersebut,  dimana ia sempat mengajar di beberapa universitas terkenal seperti  Harvard, Yale, dan University of California di Berkley. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erik Erikson sangat dikenal dengan tulisan-tulisannya di bidang  psikologi anak. Berangkat dari teori tahap-tahap perkembangan  psikoseksual dari Freud yang lebih menekankan pada dorongan-dorongan  seksual, Erikson mengembangkan teori tersebut dengan menekankan pada  aspek-aspek perkembangan sosial.  Dia mengembangkan teori yang disebut  theory of Psychosocial Development (teori perkembangan psikososial)  dimana ia membagi tahap-tahap perkembangan manusia menjadi delapan  tahapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa buku yang pernah ditulis oleh Erikson dan mendapat  sambutan luar biasa dari masyarakat, diantaranya adalah: (1) Young Man  Luther: A Study in Psychoanalysis and History (1958), (2) Insight and  Responsibility (1964), dan  Identity: Youth and Crisis (1968).             &lt;strong&gt;&lt;a name="burrhus"&gt;Burrhus F. Skinner (1904 - 1990)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;     Burrhus Frederic Skinner dilahirkan di sebuah kota kecil bernama  Susquehanna, Pennsylvania, pada tahun 1904 dan wafat pada tahun 1990  setelah terserang penyakit leukemia. Skinner dibesarkan dalam keluarga  sederhana, penuh disiplin dan pekerja keras.  Ayahnya adalah seorang  jaksa dan ibunya seorang ibu rumah tangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skinner mendapat gelar Bachelor di Inggris dan berharap bahwa  dirinya dapat menjadi penulis. Semasa bersekolah memang ia sudah menulis  untuk sekolahnya, tetapi ia menempatkan dirinya sebagai outsider (orang  luar), menjadi atheist, dan sering mengkritik sekolahnya dan agama yang  menjadi panutan sekolah tersebut. Setelah lulus dari sekolah tersebut,  ia pindah ke Greenwich Village di New York City dan masih berharap untuk  dapat menjadi penulis dan bekerja di sebuah surat kabar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1931, Skinner menyelesaikan sekolahnya dan memperoleh  gelar sarjana psikologi dari Harvard University. Setahun kemudian ia  juga memperoleh gelar  doktor (Ph.D) untuk bidang yang sama. Pada tahun  1945, ia menjadi ketua fakultas psikologi di Indiana University dan tiga  tahun kemudian ia pindah ke Harvard dan mengajar di sana sepanjang  karirnya. Meskipun Skinner tidak pernah benar-benar menjadi penulis di  surat kabar seperti yang diimpikannya, ia merupakan salah satu psikolog  yang paling banyak menerbitkan buku maupun artikel tentang teori  perilaku/tingkahlaku, reinforcement dan teori-teori belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skinner adalah salah satu psikolog yang tidak sependapat dengan  Freud. Menurut Skinner meneliti ketidaksadaran dan motif tersembunyi  adalah suatu hal yang percuma karena sesuatu yang bisa diteliti dan  diselidiki hanya perilaku yang tampak/terlihat. Oleh karena itu, ia juga  tidak menerima konsep tentang self-actualization dari Maslow dengan  alasan hal tersebut merupakan suatu ide yang abstrak belaka.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skinner memfokuskan penelitian tentang perilaku dan menghabiskan  karirnya untuk mengembangkan teori tentang Reinforcement. Dia percaya  bahwa perkembangan kepribadian seseorang, atau perilaku yang terjadi  adalah  sebagai akibat dari respond terhadap adanya kejadian eksternal.  Dengan kata lain, kita menjadi seperti apa yang kita inginkan karena  mendapatkan reward dari apa yang kita inginkan tersebut. Bagi Skinner  hal yang paling penting untuk membentuk kepribadian seseorang adalah  melalui Reward &amp;amp; Punishment. Pendapat ini tentu saja amat  mengabaikan unsur-unsur seperti emosi, pikiran dan kebebasan untuk  memilih sehingga Skinner menerima banyak kritik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-2749861561098345706?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/2749861561098345706/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=2749861561098345706' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2749861561098345706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2749861561098345706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-vi.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (VI)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-5783421177716182636</id><published>2010-02-23T15:58:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T15:58:14.521+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (V)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;a name="jean"&gt;Jean Piaget (1896 - 1980)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/strong&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Jean Piaget dilahirkan di Neuchatel (Switzerland)  pada tahun 1896 dan meninggal di Geneva dalam usia 84 tahun pada tahun  1981. Pada usia 10 tahun ia sudah memulai karirnya sebagai peneliti dan  penulis. Piaget sangat tertarik pada ilmu biology dan ia menulis paper  tentang &lt;i&gt;albino sparrow&lt;/i&gt; (burung gereja albino)&lt;i&gt; &lt;/i&gt;yang&lt;i&gt; &lt;/i&gt;semakin  membuatnya tertarik untuk mendalami ilmu alam.  &lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Piaget memperoleh gelar Ph.D pada tahun 1918 di  universitas Neuchatel dalam bidang ilmu hewan. Pada tahun 1925 ia mulai  menunjukkan minatnya pada bidang filsafat dan pada tahun 1929 ia  diangkat menjadi profesor dalam &lt;i&gt;"Scientific Thought" &lt;/i&gt;di Jeneva.  Ia mulai terjun dalam dunia psikologi pada tahun 1940 dengan menjadi  direktur laboratorium psikologi di Universitas Jeneva. Lalu kemudian ia  juga terpilih sebagai ketua dari &lt;i&gt;"Swiss Society for Psychologie"&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Piaget adalah seorang tokoh yang amat penting  dalam bidang psikologi perkembangan. Teori-teorinya dalam psikologi  perkembangan yang mengutamakan unsur kesadaran (kognitif) masih dianut  oleh banyak orang sampai hari ini. Teori-teori, metode-metode dan  bidang-bidang penelitian yang dilakukan Piaget dianggap sangat orisinil,  tidak sekedar melanjutkan hal-hal yang sudah terlebih dahulu ditemukan  orang lain.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Selama masa jabatannya sebagai profesor di bidang  psikologi anak, Piaget banyak melakukan penelitian tentang &lt;b&gt;&lt;i&gt;Genetic  Epistemology&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (ilmu pengetahuan tentang genetik). Ketertarikan  Piaget untuk menyelidiki peran genetik dan perkembangan anak, akhirnya  menghasilkan suatu mahakarya yang dikenal dengan nama &lt;b&gt;&lt;i&gt;Theory of  Cognitive Development &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;(Teori Perkembangan Kognitif).&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Dalam teori perkembangan kognitif, Piaget  mengemukakan tahap-tahap yang harus dilalui seorang anak dalam mencapai  tingkatan perkembangan proses berpikir formal. Teori ini tidak hanya  diterima secara luas dalam bidang psikologi tetapi juga sangat besar  pengaruhnya di bidang pendidikan. &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;                &lt;strong&gt;&lt;a name="carl"&gt; Carl Rogers (1902 - 1987)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Carl Ransom Rogers dilahirkan di Oak Park, Illinois, pada tahun 1902  dan wafat di LaJolla, California, pada tahun 1987. Semasa mudanya,  Rogers  tidak memiliki banyak teman sehingga ia lebih banyak  menghabiskan waktunya untuk membaca. Dia membaca buku apa saja yang  ditemuinya termasuk kamus dan ensiklopedi, meskipun ia sebenarnya sangat  menyukai buku-buku petualangan. Ia pernah belajar di bidang  agrikultural dan sejarah di University of Wisconsin. Pada tahun 1928 ia  memperoleh gelar Master di bidang psikologi dari Columbia University dan  kemudian memperoleh gelar Ph.D di dibidang psikologi klinis pada tahun  1931. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1931, Rogers bekerja di Child Study Department of the  Society for the prevention of Cruelty to Children (bagian studi tentang  anak pada perhimpunan pencegahan kekerasan tehadap anak) di Rochester,  NY. Pada masa-masa berikutnya ia sibuk membantu anak-anak  bermasalah/nakal dengan menggunakan metode-metode psikologi. Pada tahun  1939, ia menerbitkan satu tulisan berjudul "The Clinical Treatment of  the Problem Child", yang membuatnya mendapatkan tawaran sebagai profesor  pada fakultas psikologi di Ohio State University.  Dan pada tahun 1942,  Rogers menjabat sebagai ketua dari American Psychological Society. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carl Rogers adalah seorang psikolog humanistik yang menekankan  perlunya sikap saling menghargai dan tanpa prasangka (antara klien dan  terapist) dalam membantu individu mengatasi masalah-masalah  kehidupannya. Rogers menyakini bahwa klien sebenarnya memiliki jawaban  atas permasalahan yang dihadapinya dan tugas terapist hanya membimbing  klien menemukan jawaban yang benar. Menurut Rogers, teknik-teknik  assessment dan pendapat para terapist bukanlah hal yang penting dalam  melakukan treatment kepada klien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil karya Rogers yang paling terkenal dan masih menjadi  literatur sampai hari ini adalah metode konseling yang disebut  Client-Centered Therapy. Dua buah bukunya yang juga sangat terkenal  adalah Client-Centered Therapy(1951) dan On Becoming a Person (1961).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-5783421177716182636?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/5783421177716182636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=5783421177716182636' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/5783421177716182636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/5783421177716182636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-v.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (V)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-4446515605187897293</id><published>2010-02-23T15:57:00.001+07:00</published><updated>2010-02-23T15:57:40.572+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (IV)</title><content type='html'>&lt;table class="style6" border="0" cellpadding="4" cellspacing="12" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="john"&gt;John Watson (1878 - 1958)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/strong&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;John  Broades Watson dilahirkan di Greenville pada tanggal 9 Januari 1878 dan  wafat di New York City pada tanggal 25 September 1958. Ia mempelajari  ilmu filsafat di University of Chicago dan memperoleh gelar Ph.D pada  tahun 1903 dengan disertasi berjudul &lt;i&gt;"Animal Education"&lt;/i&gt;. Watson  dikenal sebagai ilmuwan yang banyak melakukan penyelidikan tentang  psikologi binatang.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Pada  tahun 1908 ia menjadi profesor dalam psikologi eksperimenal dan  psikologi komparatif di John Hopkins University di Baltimore dan  sekaligus menjadi direktur laboratorium psikologi di universitas  tersebut. Antara tahun 1920-1945 ia meninggalkan universitas dan bekerja  dalam bidang psikologi konsumen. &lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;John  Watson dikenal sebagai pendiri aliran behaviorisme di Amerika Serikat.  Karyanya yang paling dikenal adalah &lt;i&gt;"Psychology  as the Behaviourist  view it"&lt;/i&gt; (1913). Menurut Watson dalam beberapa karyanya, psikologi  haruslah menjadi ilmu yang obyektif, oleh karena itu ia tidak mengakui  adanya kesadaran yang hanya diteliti melalui metode introspeksi. Watson  juga berpendapat bahwa psikologi harus dipelajari seperti orang  mempelajari ilmu pasti atau ilmu alam. Oleh karena itu, psikologi harus  dibatasi dengan ketat pada penyelidikan-penyelidikan tentang tingkahlaku  yang nyata saja. Meskipun banyak kritik terhadap pendapat Watson, namun  harus diakui bahwa peran Watson tetap dianggap penting, karena melalui  dia berkembang metode-metode obyektif dalam psikologi.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Peran  Watson dalam bidang pendidikan juga cukup penting.  Ia menekankan  pentingnya pendidikan dalam perkembangan tingkahlaku. Ia percaya bahwa  dengan memberikan kondisioning tertentu dalam proses pendidikan, maka  akan dapat membuat seorang anak mempunyai sifat-sifat tertentu. Ia  bahkan memberikan ucapan yang sangat ekstrim untuk mendukung pendapatnya  tersebut, dengan mengatakan: "Berikan kepada saya sepuluh orang anak,  maka saya akan jadikan ke sepuluh anak itu sesuai dengan kehendak saya".&lt;/p&gt;     &lt;strong&gt;      &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="max"&gt;Max Wertheimer (1880 - 1943)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Max  Wertheimer dilahirkan di Praha pada tanggal 15 April 1880 dan wafat pada  tanggal 12 Oktober 1943 di New York. Max Wertheimer dianggap sebagai  pendiri &lt;b&gt;psikologi Gestalt&lt;/b&gt; bersama-sama dengan Wolfgang Kohler dan  Kurt Koffka. Max mempelajari imu hukum selama beberapa tahun sebelum  akhirnya dia mendapatkan gelar Ph.D. di bidang psikologi. Dia kemudian  diangkat menjadi professor dan sempat bekerja di beberapa universitas di  Jerman sebelum hijrah ke Amerika Serikat karena terjadi perang di benua  Eropa pada tahun 1934. Di Amerika ia bekerja di New School for Research  di New York city sampai akhir hayatnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Pada  tahun 1910, ketika berusia 30 tahun, Max memperlihatkan ketertarikannya  untuk meneliti tentang persepsi setelah ia melihat sebuah alat yang  disebut &lt;i&gt;"stroboscope"&lt;/i&gt; (benda berbentuk kotak yang diberi alat  untuk melihat ke dalamkotak tersebut) di toko mainan anak-anak.  Setelah  melakukan beberapa penelitian dengan alat tersebut, dia mengembangkan  teori tentang persepsi yang sering disebut dengan teori Gestalt.&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Dalam bukunya yang berjudul &lt;i&gt;"Investigation of Gestalt  Theory"&lt;/i&gt; (1923), Wertheimer mengemukakan &lt;b&gt;hukum-hukum Gestalt&lt;/b&gt;  sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;ul style="text-align: justify; line-height: 100%; margin-top: 10px; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hukum Kedekatan &lt;i&gt;(law of proximity)&lt;/i&gt;: hal-hal yang  saling berdekatan dalam waktu atau tempat cenderung dianggap sebagai  suatu totalitas. &lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hukum Ketertutupan (law of closure): Hal-hal yang  cenderung menutup akan membentuk kesan totalitas tersendiri.&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;     &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Hukum Kesamaan (law of equivalence): hal-hal yang mirip  satu sama lain, cenderung kita persepsikan sebagai suatu kelompok atau  suatu totalitas.&lt;/p&gt;   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;  &lt;a name="henry"&gt;Henry A. Murray(1893 - 1988)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/strong&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Henry Alexander Murray dilahirkan di New York pada  tanggal 13 Mei 1893 dan meninggal pada tahun 1988. Sama seperti  pandangan psikoanalisa, Henry Murray juga berpendapat bahwa kepribadian  akan dapat lebih mudah dipahami dengan cara menyelidiki alam  ketidaksadaran seseorang &lt;i&gt;(unconscious mind)&lt;/i&gt;. Murray menjadi  professor psikologi di Harvard University dan mengajar disana lebih dari  30 tahun.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Peranan Murray di bidang psikologi adalah dalam  bidang diagnosa kepribadian dan teori kepribadian. Hasil karya  terbesarnya yang sangat terkenal adalah teknik evaluasi kepribadian  dengan metode proyeksi yang disebut dengan &lt;b&gt;&lt;i&gt; "Thematic Apperception  Test (TAT)"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Test TAT ini terdiri dari beberapa buah gambar  yang setiap gambar mencerminkan suatu situasi dengan suasana tertentu.  Gambar-gambar ini satu per satu ditunjukkan kepada orang yang diperiksa  dan orang itu diminta untuk menyampaikan pendapatnya atau kesannya  terhadap gambar tersebut. Secara teoritis dikatakan bahwa orang yang  melihat gambar-gambar dalam test itu akan memproyeksikan isi  kepribadiannya dalam cerita-ceritanya.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-4446515605187897293?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/4446515605187897293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=4446515605187897293' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4446515605187897293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4446515605187897293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-iv.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (IV)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-2768244477339955193</id><published>2010-02-23T15:56:00.000+07:00</published><updated>2010-02-23T15:57:01.086+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (III)</title><content type='html'>&lt;table class="style6" border="0" cellpadding="4" cellspacing="12" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="alfred"&gt;Alfred Binet (1857 - 1911) &lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;      &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Alfred  Binet dikenal sebagai seorang psikolog dan juga pengacara (ahli hukum).  Hasil karya terbesar dari Alfred Binet di bidang psikologi adalah apa  yang sekarang ini dikenal dengan &lt;i&gt;&lt;b&gt;Intelligence Quotient&lt;/b&gt; &lt;/i&gt;atau  &lt;b&gt; IQ.&lt;/b&gt; Sebagai anggota komisi investigasi masalah-masalah  pendidikan di Perancis, Alfred Binet mengembangkan sebuah test untuk  mengukur usia mental (&lt;i&gt;the mental age&lt;/i&gt; atau MA) anak-anak yang akan  masuk sekolah. Usia mental tersebut merujuk pada kemampuan mental anak  pada saat ditest dibandingkan pada anak-anak lain di usia yang berbeda.  Dengan kata lain, jika seorang anak dapat menyelesaikan suatu test atau  memberikan respons secara tepat terhadap pertanyaan-pertanyaan yang  diperuntukan bagi anak berusia 8 (delapan) maka ia dikatakan telah  memiliki usia mental 8 (delapan) tahun.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Test  yang dikembangkan oleh Binet merupakan test intelegensi yang pertama,  meskipun kemudian konsep usia mental mengalami revisi sebanyak dua kali  sebelum dijadikan dasar dalam test IQ. Pada tahun 1914, tiga tahun  setelah Binet wafat, seorang psikolog Jerman, William Stern, mengusulkan  bahwa dengan membagi usia mental anak dengan usia kronological (&lt;i&gt;Chronological  Age&lt;/i&gt; atau CA), maka akan lebih memudahkan untuk memahami apa yang  dimaksud "Intelligence Quotient". Rumus ini kemudian direvisi oleh Lewis  Terman, dari Stanford University, yang mengembangkan test untuk  orang-orang Amerika. Lewis mengalikan formula yang dikembangkan Stern  dengan angka 100. Perhitungan statistik inilah yang kemudian menjadi  definisi atau rumus untuk menentukan Intelligensi seseorang: &lt;b&gt;IQ=MA/CA*100&lt;/b&gt;.  Test IQ inilah yang dikemudian hari dinamai &lt;b&gt; Stanford-Binet  Intelligence Test&lt;/b&gt; yang masih sangat populer sampai dengan hari ini.&lt;/p&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="alfreda"&gt;Alfred Adler(1870 - 1937)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Alfred Adler dilahirkan pada tanggal 7 Pebruari 1870 di Viena (Austria)  dan wafat pada tanggal 28 Mei 1937 di Aberdeen (Skotlandia). Ia adalah  seorang Yahudi yang lahir dari keluarga yang termasuk dalam status  sosial ekonomi kelas menengah pada saat itu. Semasa muda Adler mengalami  masa-masa yang sangat sulit. Ketika ia berusia 5 tahun ia terkena  penyakit pneumonia (radang paru-paru) yang menurut dokter hampir  mustahil untuk disembuhkan. Ketika mendengar kabar tersebut, Adler  berjanji jika ia bisa sembuh maka ia akan menjadi dokter dan bertekad  untuk memerangi penyakit yang mematikan tersebut. Akhirnya pada tahun  1895, setelah dinyatakan sembuh dari penyakitnya, ia benar-benar  mewujudkan tekadnya dan berhasil meraih gelar sarjana kedokteran dari  University of Vienna. Ia akhirnya dikenal sebagai seorang ahli penyakit  dalam.  Tahun 1898, ia menulis buku pertamanya yang memfokuskan pada pendekatan  kemanusiaan dan penyakit dari sudut pandang individu sebagai pribadi  bukan membagi-baginya menjadi gejala, insting, atau dorongan-dorongan.  Pada tahun 1902, ia mendapat tawaran kerjasama dari Freud untuk  bergabung dalam kelompok diskusi untuk membahas masalah psikopatologi.  Adler akhirnya ikut bergabung dan kemudian menjadi pengikut setia Freud,  namun hubungan tersebut tidak berlangsung lama.  Pada tahun 1907, Adler menulis sebuah paper berjudul "Organ Inferiority"  yang menjadi pemicu rusaknya hubungan Freud dengan Adler. Dalam tulisan  tersebut Adler mengatakan bahwa setiap manusia pada dasarnya mempunyai  kelemahan organis. Berbeda dengan hewan, manusia tidak dilengkapi dengan  alat-alat tubuh untuk melawan alam. Kelemahan-kelemahan organis inilah  yang justru membuat manusia lebih unggul dari makhluk-makhluk lainnya,  karena mendorong manusia untuk melakukan kompensasi (menutupi  kelemahan). Adler juga tidak sependapat dengan teori psikoseksual Freud.  Pada tahun 1911, Adler meninggalkan kelompok diskusi, bersama dengan  delapan orang koleganya, dan mendirikan sekolah sendiri. Sejak itu ia  tidak pernah bertemu lagi dengan Freud.   &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="carl"&gt;Carl Jung&lt;/a&gt; (1875 - 1961)&lt;br /&gt;    &lt;/strong&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Carl  Gustav Jung dilahirkan pada tanggal 26 Juli 1875 di Kesswyl  (Switzerland) dan wafat pada tanggal 6 Juni 1961 di Kusnacht  (Switzerland). Dimasa kanak-kanak Jung sudah sangat terkesan dengan  mimpi, visi supernatural, dan fantasi.  Ia menyakini bahwa dirinya  memiliki informasi rahasia tentang masa depan dan berfantasi bahwa  dirinya merupakan dua orang yang berbeda.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Jung  lulus dari fakultas kedokteran di University of Basel dengan  spesialisasi di bidang psikiatri pada tahun 1900. Pada tahun yang sama  ia bekerja sebagai &lt;i&gt;assistant&lt;/i&gt; di rumah sakit jiwa Zurich yang  membuatnya tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang kehidupan para  pasien &lt;i&gt;schizophrenic&lt;/i&gt; yang akhirnya membawa Jung melakukan kontak  dengan Freud. Setelah membaca tulisan Freud yang berjudul &lt;i&gt;Interpretation  of Dreams&lt;/i&gt;, Jung mulai melakukan korespondensi dengan Freud.   Akhirnya mereka bertemu di rumah Freud di Vienna tahun 1907. Dalam  pertemuan tersebut Freud begitu terkesan dengan kemampuan intelektual  Jung dan percaya bahwa Jung dapat menjadi juru bicara bagi kepentingan  psikoanalisa karena ia bukan orang Yahudi. Jung juga dianggap sebagai  orang yang patut menjadi penerus Freud dan berkat dukungan Freud Jung  kemudian terpilih sebagai presiden pertama &lt;i&gt;International  Psychoanalytic Association&lt;/i&gt; pada tahun 1910. Namun pada tahun 1913,  hubungan Jung dan Freud menjadi retak. Tahun berikutnya, Jung  mengundurkan diri sebagai presiden dan bahkan keluar dari keanggotaan  assosiasi tersebut. Sejak saat itu Jung dan Freud tidak pernah saling  bertemu.&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-2768244477339955193?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/2768244477339955193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=2768244477339955193' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2768244477339955193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2768244477339955193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-iii.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (III)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-3168529789782074660</id><published>2010-02-23T15:55:00.000+07:00</published><updated>2010-02-23T15:56:13.391+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (II)</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;a name="sigmund"&gt;Sigmund Freud (1856 - 1939)&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;      &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Sigmund  Freud dilahirkan pada tanggal 6 Mei 1856 di Freiberg (Austria), pada  masa bangkitnya Hitler, dan wafat di London pada tanggal 23 September  1939. Ia adalah seorang Jerman keturunan Yahudi. Pada usia 4 tahun ia  dan keluarga pindah ke Viena, dimana ia menghabiskan sebagian besar masa  hidupnya. Meskipun keluarganya adalah Yahudi namun Freud menganggap  bahwa dirinya adalah atheist. &lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;  Semasa muda ia merupakan anak favorit ibunya. Dia adalah satu-satunya  anak (dari tujuh bersaudara) yang memiliki lampu baca (sementara yang  lain hanya menggunakan lilin sebagai penerang) untuk membaca pada malam  hari dan satu-satunya anak yang diberi sebuah kamar dan perabotan cukup  memadai untuk menunjang keberhasilan sekolahnya.  Freud dikenal sebagai  seorang pelajar yang jenius, menguasai 8 (delapan)  bahasa dan  menyelesaikan sekolah kedokteran pada usia 30 tahun. Setelah lulus ia  memutuskan untuk membuka praktek di bidang neurologi.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Pada  tahun 1900, Freud menerbitkan sebuah buku yang menjadi tonggak lahirnya  aliran psikologi psikoanalisa. Buku tersebut berjudul &lt;i&gt;Interpretation  of Dreams&lt;/i&gt; yang masih dikenal sampai hari ini. Dalam buku ini Freud  memperkenalkan konsep yang disebut &lt;i&gt;"unconscious mind"&lt;/i&gt; (alam  ketidaksadaran). Selama periode 1901-1905 dia menerbitkan beberapa buku,  tiga diantaranya adalah &lt;i&gt;The Psychopathology of Everyday Life (1901),  Three Essays on Sexuality (1905), &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Jokes and Their relation  to the Unconscious (1905). &lt;/i&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Pada tahun 1902 dia diangkat sebagai profesor di  University of Viena dan saat ini namanya mulai mendunia. Pada tahun 1905  ia mengejutkan dunia dengan teori perkembangan psikoseksual &lt;i&gt;(Theory  of Psychosexual Development)&lt;/i&gt; yang mengatakan bahwa seksualitas  adalah faktor pendorong terkuat untuk melakukan sesuatu dan bahwa pada  masa balita pun anak-anak mengalami ketertarikan dan kebutuhan seksual.  Beberapa komponen teori Freud yang sangat terkenal adalah:&lt;/p&gt;       &lt;ul style="text-align: justify; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;li&gt;           &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 10px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;The Oedipal Complex,&lt;/i&gt; dimana anak menjadi  tertarik pada ibunya dan mencoba mengidentifikasi diri seperti sang  ayahnya demi mendapatkan perhatian dari ibu&lt;/p&gt;         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;           &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Konsep &lt;i&gt;Id, Ego&lt;/i&gt;, dan &lt;i&gt;Superego&lt;/i&gt;  &lt;/p&gt;         &lt;/li&gt;&lt;li&gt;           &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 6px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Mekanisme pertahanan diri &lt;i&gt;(ego defense  mechanisms)&lt;/i&gt;  &lt;/p&gt;         &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Istilah psikoanalisa yang dikemukakan Freud  sebenarnya memiliki beberapa makna yaitu: (1) sebagai sebuah teori  kepribadian dan psikopatologi, (2) sebuah metode terapi untuk  gangguan-gangguan kepribadian, dan (3) suatu teknik untuk  menginvestigasi pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan individu yang  tidak disadari oleh individu itu sendiri.  &lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Sejak &lt;i&gt;the Psychoanalytic Society&lt;/i&gt;  (Perhimpunan Masyarakat Psikoanalisa) didirikan pada tahun 1906, maka  muncul beberapa ahli psikologi yang dua diantaranya adalah Alfred Adler  dan Carl Jung. Pada tahun 1909 Freud mulai dikenal di seluruh dunia  ketika ia melakukan perjalanan ke USA untuk menyelenggarkan Konferensi  International pertama kalinya.&lt;/p&gt;       &lt;p style="margin-right: 15px; margin-top: 18px; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;Freud dikenal sebagai seorang perokok berat yang  akhirnya menyebabkan dia terkena kanker pada tahun 1923 dan memaksanya  untuk melakukan lebih dari 30 kali operasi selama kurang lebih 16 tahun.  Pada tahun 1933, partai Nazy di Jerman melakukan pembakaran terhadap  buku-buku yang ditulis oleh Freud. Dan ketika Jerman menginvasi Austria  tahun 1938, Freud terpaksa melarikan diri ke Inggris dan akhirnya  meninggal di sana setahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-3168529789782074660?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/3168529789782074660/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=3168529789782074660' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3168529789782074660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3168529789782074660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/tokoh-psikologi-berpengaruh-ii.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (II)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-3794934114856325785</id><published>2010-02-23T15:48:00.003+07:00</published><updated>2010-02-23T15:54:55.755+07:00</updated><title type='text'>Tokoh Psikologi Berpengaruh (I)</title><content type='html'>&lt;table class="style6" border="0" cellpadding="4" cellspacing="12" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a name="wilhelm"&gt;&lt;strong&gt;Wilhelm Wundt   (1832 - 1920)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;    &lt;p style="line-height: 100%; margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Wilhelm Wundt dilahirkan di Neckarau pada tanggal 18  Agustus 1832 dan wafat di Leipzig pada tanggal 31 Agustus 1920. Wilhelm  Wundt seringkali dianggap sebagai bapak psikologi modern berkat jasanya  mendirikan laboratorium psikologi pertama kali di Leipzig. Ia mula-mula  dikenal sebagai seorang sosiolog, dokter, filsuf dan ahli hukum. Gelar  kesarjanaan yang dimilikinya adalah dari bidang hukum dan kedokteran.   Ia dikenal sebagai seorang ilmuwan yang banyak melakukan penelitian,  termasuk penelitian tentang proses sensory  (suatu proses yang dikelola  oleh panca indera).  &lt;/p&gt;    &lt;p style="line-height: 100%; margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt; Pada tahun 1875 ia pindah ke Leipzig, Jerman, dan pada  tahun 1879 ia dan murid-muridnya mendirikan laboratorium psikologi untuk  pertama kalinya di kota tersebut. Berdirinya laboratorium psikologi  inilah yang  dianggap sebagai titik tolak berdirinya psikologi sebagai  ilmu pengetahuan yang terpisah dari ilmu-ilmu induknya (Ilmu Filsafat   &amp;amp; Ilmu Faal). Sebelum tahun 1879 memang orang sudah mengenal  psikologi, tetapi belum ada orang yang menyebut dirinya sarjana  psikologi. Sarjana-sarjana yang mempelajari psikologi umumnya adalah  para filsuf, ahli ilmu faal atau dokter. Wundt sendiri asalnya adalah  seorang dokter, tetapi dengan berdirinya laboratorium psikologinya, ia  tidak lagi disebut sebagai dokter atau ahli ilmu faal, karena ia  mengadakan eksperimen-eksperimen dalam bidang psikologi di  laboratoriumnya.  &lt;/p&gt;    &lt;p style="line-height: 100%; margin-right: 15px; margin-top: 18px;" align="justify"&gt;Wundt mengabdikan diri selama 46 tahun sisa hidupnya  untuk melatih para psikolog dan menulis lebih dari 54.000 halaman  laporan penelitian dan teori.  Buku-buku yang pernah ditulisnya antara  lain: &lt;i&gt;"Beitrage Zur Theorie Der Sines Wahrnemung" &lt;/i&gt;(Persepsi yang  dipengaruhi kesadaran, 1862),  &lt;i&gt;"Grund zuge der Physiologischen  Psychologie"&lt;/i&gt; (Dasar fisiologis dari gejala-gejala psikologi, 1873)  dan &lt;i&gt;"Physiologische Psychologie".&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;&lt;a name="ivan"&gt;  &lt;strong&gt;    Ivan Pavlov   (1849 - 1936)  &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;           Ivan Petrovich Pavlov dilahirkan di Rjasan pada tanggal 18  September 1849 dan wafat di Leningrad pada tanggal 27 Pebruari 1936. Ia  sebenarnya bukanlah sarjana psikologi dan tidak mau disebut sebagai ahli  psikologi, karena ia adalah seorang sarjana ilmu faal yang fanatik.   Eksperimen Pavlov yang sangat terkenal di bidang psikologi dimulai  ketika ia melakukan studi tentang pencernaan. Dalam penelitian tersebut  ia melihat bahwa subyek penelitiannya (seekor anjing) akan  mengeluarkan  air liur sebagai respons atas munculnya makanan. Ia kemudian  mengeksplorasi fenomena ini dan kemudian mengembangkan satu studi  perilaku &lt;i&gt; (behavioral study)&lt;/i&gt; yang dikondisikan, yang dikenal  dengan teori &lt;b&gt; &lt;i&gt;Classical Conditioning. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Menurut teori ini,  ketika makanan (makanan disebut sebagai &lt;i&gt;the unconditioned or  unlearned stimulus&lt;/i&gt; - stimulus yang tidak dikondisikan atau tidak  dipelajari) dipasangkan atau diikutsertakan dengan bunyi bel (bunyi bel  disebut sebagai &lt;i&gt;the conditioned or learned stimulus&lt;/i&gt; - stimulus  yang dikondisikan atau dipelajari), maka bunyi bel akan menghasilkan  respons yang sama, yaitu keluarnya air liur dari si anjing percobaan.  Hasil karyanya ini bahkan menghantarkannya menjadi pemenang hadiah  Nobel. Selain itu teori ini merupakan dasar bagi perkembangan aliran  psikologi &lt;i&gt;behaviourism&lt;/i&gt;e, sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi  penelitian mengenai proses belajar dan  pengembangan teori-teori tentang  belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name="emil"&gt;Emil Kraepelin (1856 - 1926)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;  Emil Kraepelin dilahirkan pada tanggal 15 Pebruari 1856 di Neustrelitz  dan wafat pada tanggal 7 Oktober 1926 di Munich. Ia menajdi dokter di  Wurzburg tahun 1878, lalu menjadi dokter di rumah sakit jiwa Munich.  Pada tahun 1882 ia pindah ke Leipzig untuk bekerja dengan Wundt yang  pernah menjadi kawannya semasa mahasiswa. Dari tahun 1903 sampai  meninggalnya, ia menjadi profesor psikiatri di klinik psikiatri di  Munich dan sekaligus menjadi direktur klinik tersebut.  Emil Kraepelin adalah psikiatris yang mempelajari gambaran dan  klasifikasi penyakit-penyakit kejiwaan, yang akhirnya menjadi dasar  penggolongan penyakit-penyakit kejiwaan yang disebut sebagai Diagnostic  and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM), diterbitkan oleh  American Psychiatric Association (APA). Emil Kraepelin percaya bahwa  jika klasifikasi gejala-gejala penyakit kejiwaan dapat diidentifikasi  maka asal usul dan penyebab penyakit kejiwaan tersebut akan lebih mudah  diteliti.   Kraepelin menjadi terkenal terutama karena penggolongannya mengenai  penyakit kejiwaan yang disebut psikosis. Ia membagi psikosis dalam dua  golongan utama yaitu dimentia praecox dan psikosis manic-depresif.  Dimentia praecox merupakan gejala awal dari penyakit kejiwaan yang  disebut schizophrenia. Kraepelin juga dikenal sebagai tokoh yang pertama  kali menggunakan metode psikologi pada pemeriksaan psikiatri, antara  lain menggunakan test psikologi untuk mengetahui adanya  kelainan-kelainan kejiwaan. Salah satu test yang diciptakannya di kenal  dengan nama test Kraepelin. Test tersebut banyak digunakan oleh para  sarjana psikologi di Indonesia pada era tahun 1980an.  &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-3794934114856325785?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/3794934114856325785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=3794934114856325785' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3794934114856325785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3794934114856325785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/02/beberapa-tokoh-psikologi-berpengaruh.html' title='Tokoh Psikologi Berpengaruh (I)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-7984076241524085465</id><published>2010-01-08T17:01:00.006+07:00</published><updated>2010-01-08T17:08:38.784+07:00</updated><title type='text'>MENSIKAPI KOMPLAIN CARA HASAN AL BANNA (HABIS)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCvHOL-gI/AAAAAAAAAIo/rPOdToWVi1c/s1600-h/exs2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 391px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCvHOL-gI/AAAAAAAAAIo/rPOdToWVi1c/s400/exs2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424307284606712322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;(Lanjutan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akhi, BANTAHAN ADALAH SALAH SATU BENTUK TANTANGAN YANG AKAN MEMANCING SIKAP KERAS KEPADA BAGI YANG DIBANTAH. Dan sekalipun ia menyadari bahwa ia salah, tapi BANTAHAN ITU AKAN MEMBUATNYA BERSIKUKUH PADA KESALAHANNYA. Ketahuilah, Akhi, si Fulan itu telah terpengaruh oleh sebuah lingkungan yang membuatnya berpikir seperti itu. Dan aku melihat, TUJUANNYA MENULIS ARTIKEL ITU BUKANLAH UNTUK MENGUNGKAPKAN APA YANG MENJADI KEYAKINANNYA. MELAINKAN SEKEDAR MENCARI PERHATIAN DENGAN CARA MENGHALALKAN SEGALA CARA.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Imam diam sejenak. Sementara Mahmoud yang duduk di hadapannya masih menunggu kelanjutan kalimatnya dengan raut serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akhi, jika sampai si Fulan bersikukuh dalam kesalahan itu akibat bantahan yang kita sampaikan, maka secara tidak langsung kita telah menghalangi pintu taubat baginya. Si Fulan itu masih muda. MEMBUKAKAN PINTU KEBENARAN BAGINYA JAUH LEBIH BAIK DARIPADA MELEMPARKANNYA JAUH-JAUH DARI KEBENARAN YANG SEBENARNYA MENJADI HAK DIA. Justru kewajiban kitalah untuk membantunya meraih kebenaran itu. Aku tidak ingin, emosi yang bermain dalam dada kita membuat seseorang terhalang dari hidayah Allah. Begitulah pemikiranku. Bagaimana menurutmu, Akhi?” Sang Imam menutup penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahmoud yang sejak tadi diam menatapnya, perlahan menunduk. Kini semakin disadarinya betapa Sang Imam adalah manusia yang sangat bijak. Sosok yang penuh kharisma dan telah melebur ke dalam kancah dakwah secara jasad, ruh, akal, dan hartanya. Pengetahuan yang dalam dan hubungannya yang erat dengan Allah telah menjadikan pandangannya demikian luas, nalurinya peka, mata hatinya tajam, jauh menembus ke depan. Ya, ia telah dianugerahi bu’dunnazar (pandangan yang jauh ke depan), sesuatu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan Mahmoud mengangkat kepalanya. Ditatapnya wajah Sang Imam sambil tersenyum. “Anda benar sekali ya, Ustadz. Saya setuju dengan pendapat anda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Imam pun tersenyum melihat muridnya mau memahami apa yang ada dalam pikirannya. Maka perlahan dirobeknya artikel yang tergenggam di tangannya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epilog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berlalu, dan artikel si Fulan yang membahayakan itupun berlalu begitu saja. Masyarakat sepertinya tidak terusik sama sekali. Namun, apakah yang terjadi pada si Fulan sendiri? Sejarahlah kemudian yang mencatat bahwa ia telah menjelma menjadi sosok paling heroik di kancah dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia telah tercatat sebagai salah seorang prajurit Islam yang gagah berani, yang menyuarakan kebenaran dengan suara lantang meski penjara mengurung jasadnya selama pemerintahan Gamal Abdul Nasser. Ia telah mempersembahkan kepada ummat, tafsir Al-Quran yang sangat luar biasa Fi Zilalil Quran, yang ia tulis selama di dalam penjara. Ia telah menjadi orang terdepan dalam perjuangan menegakkan kalimatullah di Mesir dan menutup sejarah hidupnya sebagai seorang syuhada di tiang gantungan pada tanggal 29 Agustus 1966.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah… Sayyid Quthb rahimahullah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cDbirBDzI/AAAAAAAAAIw/QKBIQL50UaA/s1600-h/1.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 77px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cDbirBDzI/AAAAAAAAAIw/QKBIQL50UaA/s400/1.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424308047889633074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji' :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ricky-n.co.cc/2009/12/21/kenangan-ustadz-hasan-al-banna-dalam-mensikapi-pengkritik/"&gt;http://ricky-n.co.cc/2009/12/21/kenangan-ustadz-hasan-al-banna-dalam-mensikapi-pengkritik/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-7984076241524085465?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/7984076241524085465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=7984076241524085465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7984076241524085465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7984076241524085465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/01/mensikapi-komplain-cara-hasan-al-banna_08.html' title='MENSIKAPI KOMPLAIN CARA HASAN AL BANNA (HABIS)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCvHOL-gI/AAAAAAAAAIo/rPOdToWVi1c/s72-c/exs2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-8823016395056686558</id><published>2010-01-08T16:43:00.004+07:00</published><updated>2010-01-08T17:11:02.875+07:00</updated><title type='text'>MENSIKAPI KOMPLAIN CARA HASAN AL BANNA (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCULlhKfI/AAAAAAAAAIg/qro0_pxyKEg/s1600-h/exc1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 271px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCULlhKfI/AAAAAAAAAIg/qro0_pxyKEg/s400/exc1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424306821921843698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Flashback&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, hanya karena rahmat &amp;amp; izin Allah SWT sajalah. Sehingga aku al faqir ilallah ini, 20 tahun lebih bisa menikmati hidup berharokah bersama ikhwah. Di "komunitas" (Insya Allah) org2x baik. Kaum ghuroba sebagaimana masa para Nabi2x Allah dahulu. Khususnya Rasulullah SAW. 20 tahun scr manusiawi adalah umur pertengahan, kedewasaan. Dlm berharokah umur 20 tahun adalah umur yg tdk sebentar apalagi di banding yg baru berumur 2 tahun or 2 bulan berharokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulai sejak masa SMA klas 1, tahun 1991-an. Mengalami &amp;amp; mengikuti berbagai mihwar da'awi. Dan transformasi mesin da'wah dr yg sirriyah hingga yg jahr (PK &amp;amp; PKS). Jahr karena bernuansa legal-konstitusional, serta go public.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu materi &amp;amp; praktek yg selalu jadi makanan sehari seorg aktivis or kader adalah MENSIKAPI KRITIK. Sbg bekalan psikologis yg pasti kepake bangets dlm hidup sehari-hari. Berikut kita simak, tips dari sang bapak harokah modern, Imam Syahid. Dlm mensikapi kritik. Silahkan di nikmati. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan Ustadz Hasan al-Banna Dalam Mensikapi Pengkritik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepenggal Kenangan Bersama Ustadz. Hasan Al banna Dalam Mensikapi Pengkritik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Article ini begitu berbekas dan mengganggu pikiran dan perasaanku. Terkadang membuatku ragu untuk terus berpijak. Tapi ketika kulihat kebencian itu begitu nyata dan tak pernah ada habisnya. Sepertinya ada sesuatu yang memaksaku untuk terus melaju. Entahlah, apakah ini nafsu, atau apa. Selalu ku mohon petunjuk-Nya untuk meringankan langkahku. Wallahi, hanya kebaikanlah yang ku harapkan. Tidak ada yang lain. Kecuali kebaikan…kebaikan…dan kebaikan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Syaikh….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah artikel yang dimuat oleh harian umum al-Ahraam telah membuat Sang Imam dan murid-muridnya gelisah. Bagaimana tidak, artikel yang ditulis oleh si Fulan itu berisi pemikiran yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Fulan mengatakan bahwa tidak ada kewajiban bagi manusia untuk menutup auratnya. Sebab secara fitrah, tiap manusia dilahirkan dalam keadaan telanjang. Maka ia menyerukan agar budaya telanjang itu dilestarikan di tengah masyarakat Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka para ikhwan yang merasa marah, langsung membuat artikel bantahan dan siap dikirim ke harian umum yang sama. Namun sebelum itu, mereka mengutus seorang ikhwan bernama Mahmoud yang merupakan penulis artikel bantahan itu, untuk meminta pendapat dan izin dari Sang Imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, Ustadz. Bagaimana pendapat anda?” tanya Mahmoud pada Sang Imam yang tampak terdiam lama setelah membaca artikel bantahan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akhi…” Sang Imam menatap Mahmoud. “Artikelmu ini sangat bagus dan penuh argumentasi yang jitu. Tapi…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi apa ya, Ustadz?” tanya Mahmoud heran. Wajah Sang Imam yang teduh itu berubah galau. Ditatapnya artikel bantahan yang tergenggam di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam pikiranku, tergambar beberapa dampak dari tulisanmu ini jika ia jadi dimuat,” ujar Sang Imam pelan sambil kembali menatap Mahmoud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pertama, artikel yang ditulis si Fulan itu sangatlah tajam, menusuk hati kaum Muslimin. Sementara konsumen pembaca harian al-Ahraam itu sendiri relatif sedikit dibanding jumlah penduduk Mesir secara keseluruhan. Dan rata-rata, mereka tidak membacanya dengan serius.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahmoud menyimak uraian Sang Imam dengan hati bertanya-tanya. Ia belum paham maksud gurunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika kita menurunkan bantahan terhadap artikel tersebut, maka akan timbul beberapa titik rawan. Diantaranya, justru akan mengekspos artikel tersebut dan memancing keingintahuan bagi mereka yang belum membacanya. Sementara yang sudah membaca, akan kembali terpancing untuk membaca dengan serius. Dengan demikian, tanpa sadar kita telah memicu perhatian masyarakat kepada sesuatu yang buruk, yang bisa saja mendatangkan mudharat bagi orang-orang yang berjiwa lemah. Kalau artikel si Fulan itu kita diamkan saja, insya Allah ia akan tenggelam dengan sendirinya,” tutur Sang Imam pelan. Mahmoud masih tampak belum puas dengan penjelasan itu, meski ia mulai bisa meraba maksud gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cEbQD4TAI/AAAAAAAAAI4/23OMEON-sr8/s1600-h/11.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 132px; height: 67px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cEbQD4TAI/AAAAAAAAAI4/23OMEON-sr8/s400/11.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5424309142405270530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-8823016395056686558?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/8823016395056686558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=8823016395056686558' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/8823016395056686558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/8823016395056686558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/01/mensikapi-komplain-cara-hasan-al-banna.html' title='MENSIKAPI KOMPLAIN CARA HASAN AL BANNA (1)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cCULlhKfI/AAAAAAAAAIg/qro0_pxyKEg/s72-c/exc1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-9053123987734514995</id><published>2010-01-05T19:46:00.003+07:00</published><updated>2010-01-05T19:55:03.618+07:00</updated><title type='text'>PROAKSI &amp; PROAKTIF (habis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M03FJcaFI/AAAAAAAAAH4/O3n6g5ad-1I/s1600-h/proaksi.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 327px; height: 268px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M03FJcaFI/AAAAAAAAAH4/O3n6g5ad-1I/s400/proaksi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423236497163446354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Carl Gustav Jung, bapak psikoanalis ini. Umur puncak (emas) pemuda adalah antar 30 s/d 40 tahunan. Batas akhir menuju masa tua. Ini mirip juga dengan apa yg pernah dikatakan oleh bapak perintis harokah modern, Ikhwanul Muslimin. Yaitu Imam Syahid Hasan Al Banna. Bahwa muda adalah pertengahan antara anak2x dan tua. Jadi yg harus disadari adalah perbatasan antara akhir masa muda ke permulaan masa tua. Apa persiapan dan yang disiapkan pemuda Islam ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okelah kalo begitu. Inilah persiapannya : Proaksi. Pengembangan proasi pemuda Islam dilakukan dengan menggunakan strategi pengelolaan-diri yang di dalamnya ada tiga teknik : (1) pantau-diri, (2) ganjar-diri, dan (3) kendali-stimulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian ini dilakukan kombinasi antara tiga teknik itu : (1) kombinasi teknik pantau-diri dengan ganjar-diri, (2) kombinasi teknik pantau-diri dengan kendali-stimulus, dan (3) kombinasi sekaligus teknik pantau-diri, ganjar-diri dan kendali-stimulus. Praktek konkritnya dilakukan dengan berinternalisasi, berasosiasi langsung dengan kehidupan atau bisa juga dalam suatu simulasi studi eksperimental dalam bentuk pretest-postest-controlgroup design.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan dari suatu penelitian terhadap aplikasi tulisan (aplikasi proaksi sehari-hari). Menunjukkan bahwa diantara tiga kombinasi teknik yang ada itu, yang paling efektif untuk mengembangkan proaksi pemuda Islam adalah kombinasi teknik pantau-diri dengan kendali-stimulus, dua kombinasi teknik yang lain yakni kombinasi teknik pantau-diri dengan ganjar-diri, dan kendali-stimulus kurang efektif (Karena lbh cocok buat anak2x).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, dah bisa ditebak berdasarkan temuan penelitian tsb. Teknik yang direkomendasikan untuk mengembangkan proaksi pemuda Islam. Adalah 'kombinasi teknik pantau-diri dengan kendali-stimulus' tadi. Maka, agar memudahkan sistem, lingkungan teman dan/atau konselor di dalam menggunakan teknik ini. Dalam mengembangkan proaksi pemuda Islam,   direkomendasikan juga Manual Penggunaan Strategi Pengelolaan-diri untuk mengembangkan proaksi pemuda Islam yang sebelumnya telah diujicobakan lebih dahulu kepada para konselor untuk mengetahui administrabilitasnya. Strategi pengelolaan-diri hendaknya juga dimasukan ke&lt;br /&gt;dalam kurikulum pendidikan terpis or konselor sebagai suatu bidang kajiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan meskipun strategi pengelolaan-diri merupakan suatu strategi pengubahan dan pengembangan tingkah laku di dunia terapi psikologis or konseling. Dalam dunia tarbiyah or pendidikan, para pembina or murobbi perlu juga mempertimbangkan untuk menggunakannya dalam proses pengajaran dalam rangka meningkatkan kegiatan belajar or tarbiyah pemuda Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-9053123987734514995?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/9053123987734514995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=9053123987734514995' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/9053123987734514995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/9053123987734514995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/01/proaksi-proaktif-habis.html' title='PROAKSI &amp; PROAKTIF (habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M03FJcaFI/AAAAAAAAAH4/O3n6g5ad-1I/s72-c/proaksi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-7082667935749372616</id><published>2010-01-05T19:43:00.004+07:00</published><updated>2010-01-05T19:51:58.324+07:00</updated><title type='text'>PROAKSI &amp; PROAKTIF (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M0laN5BuI/AAAAAAAAAHw/45Le2Iwiox0/s1600-h/proaksi3.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 334px; height: 233px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M0laN5BuI/AAAAAAAAAHw/45Le2Iwiox0/s400/proaksi3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5423236193581598434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M0MQt2_mI/AAAAAAAAAHo/fGY32fHAnTg/s1600-h/proaksi4.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Kata proaksi &amp;amp; proaktif adalah sepadan alias sama. Di populerkan dengan istilah proaktivitas oleh Stephen R. Covey. Definisinya adalah bahwa sebagai insan anda dan saya. Bertanggung jawab atas hidup diri kita sendiri. Perilaku kita adalah hasil atau fungsi dari keputusan kita,&lt;br /&gt;bukan kondisi, konteks atau situasi kita. Simpelnya proaksi atau proaktif berarti 'mandiri memilih respons'. Disingkat 'ikhtiar responsibilitas'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Eleaner Roosevelt “tak seorang pun dapat menyakiti anda, tanpa persetujuan anda”.&lt;br /&gt;Gandhi “mereka tidak dapat merenggut harga diri kita, jika kita tidak memberikannya kepada mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izin yang kita berikan atas apa yang terjadi pada diri kita, inilah yang menyakiti kita jauh&lt;br /&gt;lebih besar daripada apa yang sebenarnya terjadi terhadap diri kita. Sulit menerima ini, tapi katakan sajalah sebelum 'mereka' berkata lebih jauh, dengan berkata “saya menjadi saya&lt;br /&gt;hari ini, karena pilihan yang saya buat kemarin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa sobat. Situasi kehidupan dewasa ini sudah semakin kompleks. Laju perkembangan teknologi komunikasi-informasi telah membawa secara masif nilai-nilai baru ke dalam masyarakat. Akibatnya, banyak tata nilai lama tertantang dan tergoyahkan oleh nilai-nilai baru itu. Kompleksitas kehidupan seperti itu diprakirakan akan semakin kompleks pada masa mendatang sehingga manusia, termasuk juga bagi pemuda Islam yang tengah berada pada fase mencari jati diri, semakin didesak ke arah pola kehidupan yang semakin sarat pilihan dan amat kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan kompleksitas masa depan itu memberikan 2 alternatif: pasrah kepada nasib atau mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Misi suatu terapi psikologis or konseling 'yang juga  berdimensi masa depan' tentunya menjatuhkan pilihannya pada alternatif kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtiar saya dan anda. Kita. Adalah mempersiapkan pemuda Islam menghadapi masa depan itu, salah satunya, dengan mengembangkan proaksi dirinya. Proaksi mengandung makna kelenturan (keluwesan) individu dalam mempertimbangkan pemilihan respons, kemampuan mengambil inisiatif, dan kemampuan bertanggungjawab. Semua dimensi itu manakala sudah berkembang pada diri pemuda Islam akan dapat memberikan pemberdayaan diri (self-empowering) dalam mengarungi kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi betapa pentingnya masa-masa muda bagi pemuda (Islam) untuk perkembangan pada masa-masa selanjutnya. Masa muda mengemban tugas-tugas perkembangan untuk mencapai jati-diri, kemandirian emosional, kematangan hubungan sosial, dan mempersiapkan diri untuk meniti karir. Lagipula, menurut para psikolog, masa muda mendasari bagi berhasil-tidaknya dalam menjalani tugas-tugas perkembangan selanjutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-7082667935749372616?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/7082667935749372616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=7082667935749372616' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7082667935749372616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/7082667935749372616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2010/01/proaksi-proaktif-1.html' title='PROAKSI &amp; PROAKTIF (1)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0M0laN5BuI/AAAAAAAAAHw/45Le2Iwiox0/s72-c/proaksi3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-3202379219176583935</id><published>2009-12-23T15:59:00.003+07:00</published><updated>2009-12-23T16:03:52.950+07:00</updated><title type='text'>4 MENTERI PKS (Habis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHcqIlZn2I/AAAAAAAAAHQ/BoUvxyCmQhQ/s1600-h/pks_mentri_suswono.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHcqIlZn2I/AAAAAAAAAHQ/BoUvxyCmQhQ/s400/pks_mentri_suswono.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418354443120385890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Suswono&lt;/h1&gt;Ir. H. &lt;b&gt;Suswono&lt;/b&gt;, MMA (lahir di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tegal" title="Tegal" class="mw-redirect"&gt;Tegal&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/20_April" title="20 April"&gt;20 April&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1959" title="1959"&gt;1959&lt;/a&gt;; umur 50 tahun) adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politikus" title="Politikus"&gt;politikus&lt;/a&gt; yang menjabat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menteri_Pertanian_Republik_Indonesia" title="Menteri Pertanian Republik Indonesia" class="mw-redirect"&gt;Menteri Pertanian&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt; sejak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/22_Oktober" title="22 Oktober"&gt;22 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2009" title="2009"&gt;2009&lt;/a&gt;. Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DPR-RI" title="DPR-RI" class="mw-redirect"&gt;DPR-RI&lt;/a&gt; untuk periode 2004-2009 dari Fraksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan_Sejahtera" title="Partai Keadilan Sejahtera"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/a&gt;. Suswono menjadi anggota DPR-RI melalui Daerah Pemilihan (Dapil) &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah" title="Jawa Tengah"&gt;Jawa Tengah&lt;/a&gt; IX (Kab. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tegal" title="Tegal" class="mw-redirect"&gt;Tegal&lt;/a&gt;, Kota Tegal, Kab. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Brebes" title="Brebes" class="mw-redirect"&gt;Brebes&lt;/a&gt;) dan dipercaya membidangi Bidang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pangan" title="Pangan" class="mw-redirect"&gt;Pangan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian" title="Pertanian"&gt;Pertanian&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehutanan" title="Kehutanan"&gt;Kehutanan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perikanan" title="Perikanan"&gt;Perikanan&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelautan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kelautan (halaman belum tersedia)"&gt;Kelautan&lt;/a&gt; di Komisi IV. &lt;table id="toc" class="toc"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Sejarah_hidup"&gt;Sejarah hidup&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Suswono adalah anak dari H. Asyraf dan Hj. Suratni. Suswono mempunyai empat orang anak: Anna Mariam Fadhilah, Adilah Ihsani, Muhammad Usaid Gharizah, dan Sarah Nabilah dari pernikahannya dengan Mieke Wahyuni&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Pendidikan"&gt;Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Program S2 Magister &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen" title="Manajemen"&gt;Manajemen&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agribisnis" title="Agribisnis"&gt;Agribisnis&lt;/a&gt; IPB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program S1 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sosial" title="Sosial"&gt;Sosial&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi" title="Ekonomi"&gt;Ekonomi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peternakan" title="Peternakan"&gt;Peternakan&lt;/a&gt; IPB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMA Negeri 1 Slawi - Tegal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMP Negeri 1 Slawi - Tegal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;SD Negeri Kalisapu - Tegal&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Seminar_dan_Pelatihan"&gt;Seminar dan Pelatihan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;SEPADYA Depdikbud tahun 1987&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghadiri Kongres Mahasiswa Islam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia" title="Australia"&gt;Australia&lt;/a&gt; di Sidney tahun 1992Elemen B&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Delegasi Departemen Kehutanan dan Perkebunan dalam rangka memenuhi undangan GTZ di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt; tahun 2001&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Studi Banding Agribisnis MMA IPB di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" title="Thailand"&gt;Thailand&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/China" title="China" class="mw-redirect"&gt;China&lt;/a&gt; tahun 2002&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Delegasi F-PKS ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt; tahun 2004 dalam rangka advokasi permasalahan TKI di Malaysia&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Piagam.2FPenghargaan"&gt;Piagam/Penghargaan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lulusan Terbaik SEPADYA Angkatan I Kopertis Depdikbud tahun 1987&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pelajar Teladan Tingkat SLTA Kab. Tegal tahun 1978&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline" id="Pekerjaan"&gt;Pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dosen Universitas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibnu_Khaldun" title="Ibnu Khaldun"&gt;Ibnu Khaldun&lt;/a&gt; Bogor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dosen &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Pertanian_Bogor" title="Institut Pertanian Bogor"&gt;Institut Pertanian Bogor&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Asisten Dosen &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Pertanian_Bogor" title="Institut Pertanian Bogor"&gt;Institut Pertanian Bogor&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Guru Madrasah Aliyah Negeri Bogor&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Organisasi"&gt;Organisasi&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ketua HMI (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Himpunan_Mahasiswa_Islam" title="Himpunan Mahasiswa Islam"&gt;Himpunan Mahasiswa Islam&lt;/a&gt;) Cabang Bogor&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengurus PII (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pelajar_Islam_Indonesia" title="Pelajar Islam Indonesia"&gt;Pelajar Islam Indonesia&lt;/a&gt;) Daerah Tegal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua PII Komisariat Slawi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Pemerintahan"&gt;Pemerintahan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Tenaga Ahli Menteri Kehutanan tahun 1999-2001 Menteri Pertanian - Kabinet Indonesia Bersatu II 2009-2014&lt;/p&gt;&lt;p&gt;MARAJI':&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suswono"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Suswono&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-3202379219176583935?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/3202379219176583935/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=3202379219176583935' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3202379219176583935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/3202379219176583935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/4-menteri-pks-habis.html' title='4 MENTERI PKS (Habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHcqIlZn2I/AAAAAAAAAHQ/BoUvxyCmQhQ/s72-c/pks_mentri_suswono.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-8134261072836567908</id><published>2009-12-23T15:42:00.009+07:00</published><updated>2009-12-23T16:14:43.951+07:00</updated><title type='text'>4 MENTERI PKS (3)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHfFDRej8I/AAAAAAAAAHg/OcpZvPPydxo/s1600-h/pks_mentri_salim.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 213px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHfFDRej8I/AAAAAAAAAHg/OcpZvPPydxo/s400/pks_mentri_salim.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418357104574369730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Salim Segaf Al Jufrie MA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah pada tanggal 17 Juli 1954 itu, dipercaya Presiden SBY menjadi Dubes untuk Kerajaan Arab Saudi dan Kerajaan Oman sejak Desember 2005, menggantikan pendahulunya Muhammad Maftuch Basyuni yang telah menjadi Menteri Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salim Segaf Al Jufrie pernah menjadi Ketua Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Direktur Perwakilan WAMY (World Assembly of Muslim Youth) untuk Kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan juga Direktur Syariah Consulting Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyelesaikan pendidikan S1 (1976), S2 (1980) dan S3 (1986) untuk bidang Syariah di Universitas Madinah, Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salim adalah cucu dari ulama besar Palu, KH Said Idrus Al Jufri atau lebih dikenal dengan nama "Guru Tua Al Jufri" yang juga pendiri Yayasan Al Khairaat. Dalam kabinet mendatang, ia diperkirakan akan menjabat sebagai Menteri Sosial atau Menteri Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data lengkap beliau ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama               : DR. H. Salim Segaf Al Jufri&lt;br /&gt;Tempat/Tgl Lahir   : Solo, 17 Juli 1954&lt;br /&gt;Nama Ayah          : Segaf&lt;br /&gt;Nama Ibu           : Lu'lu'&lt;br /&gt;Nama Istri         : Zaenab Alwi Basri&lt;br /&gt;Nama Anak          :&lt;br /&gt;1. Idrus Salim&lt;br /&gt;                2. Sarah Salim&lt;br /&gt;                3. 'Afaf Salim&lt;br /&gt;                4. Rihab Salim&lt;br /&gt;                5. Sumayyah Salim&lt;br /&gt;Alamat             : Jl. Batu Ampar III / 6A Condet&lt;br /&gt;                Batu Ampar Kramat Jati, Jakarta Timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;br /&gt;1. SD Diponegoro Solo tahun 1962&lt;br /&gt;2. MTs Al-Khairaat, Palu Sulawesi Tengah tahun1969&lt;br /&gt;3. MA Al-Khairaat, Palu tahun 1972&lt;br /&gt;4. S1 di Syari'ah Madinah University, Saudi Arabia tahun 1976&lt;br /&gt;5. S2 di Syari'ah Madinah University, Saudi Arabia tahun 1980&lt;br /&gt;6. Ph.D di Syari'ah Madinah University, Saudi Arabia&lt;br /&gt;tahun 1986&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Organisasi :&lt;br /&gt;1. Ketua Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera&lt;br /&gt;2. Direktur Perwakilan WAMY (World Assembly of Muslim&lt;br /&gt;Youth) di Asia Timur dan Asia Tenggara,&lt;br /&gt;tahun 2002 - sekarang&lt;br /&gt;3. Direktur Pusat Konsultasi Syariah Jakarta&lt;br /&gt;4. Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN)&lt;br /&gt;5. Ketua Dewan Pengawas Syariah Sofyan Hotel Jakarta&lt;br /&gt;6. Dewan Penyantun SEBI&lt;br /&gt;7. Anggota BAZNAS&lt;br /&gt;8. Dewan Pengawas Syariah Bank DKI&lt;br /&gt;9. Ketua Dewan Pertimbangan Baitul Maal Muamalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan :&lt;br /&gt;1. Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah&lt;br /&gt;2. Dosen Dirosat Islamiyah Al-Hikmah, Jakarta&lt;br /&gt;3. Dosen Fak Syari'ah LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan&lt;br /&gt;Islam dan Arab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARAJI':&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.freelists.org/post/nasional_list/ppiindia-Fw-PKS-DR-Salim-Segaf-Al-Jufri-Dubes-Kerajaan-Arab-Saudi"&gt;http://www.freelists.org/post/nasional_list/ppiindia-Fw-PKS-DR-Salim-Segaf-Al-Jufri-Dubes-Kerajaan-Arab-Saudi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-8134261072836567908?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/8134261072836567908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=8134261072836567908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/8134261072836567908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/8134261072836567908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/4-menteri-pks-3.html' title='4 MENTERI PKS (3)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHfFDRej8I/AAAAAAAAAHg/OcpZvPPydxo/s72-c/pks_mentri_salim.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-1858426922734833180</id><published>2009-12-23T15:38:00.002+07:00</published><updated>2009-12-23T15:42:19.299+07:00</updated><title type='text'>4 MENTERI PKS (2)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHXQVVzLBI/AAAAAAAAAHA/If2YuQ8wpLU/s1600-h/pks_mentri_suharna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 228px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHXQVVzLBI/AAAAAAAAAHA/If2YuQ8wpLU/s400/pks_mentri_suharna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418348502309874706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharna Surapranata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang anggota pendiri Partai Keadilan (PK) tahun 1998, yang kemudian berubah nama menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu kini masih menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria dengan satu isteri dan 10 anak itu lahir di Bandung, 13 Desember 1955. Suharna menyelesaikan pendidikan S1 di FMIPA UI dan S2 di Teknik Fisika ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktifis masjid kampus itu pernah bekerja sebagai peneliti di Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dan Dosen FMIPA UI, serta mengikuti Pendidikan Kepemimpinan Nasional Lemhanas KSA X tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suharna juga merupakan salah satu pendiri Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI). Sejak berdiri tahun 2004, MITI telah membangun jaringan di seluruh Indonesia dan luar negeri yang mencakup lebih dari 300 ilmuwan doktor Indonesia di seluruh dunia, serta MITI-Mahasiswa di 26 propinsi di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program utama yang dilancarkan MITI adalah melakukan akselerasi pemanfaatan iptek di seluruh lini kehidupan masyarakat dan industri, serta membantu pengembangan SDM Iptek Indonesia. Suharna kemungkinan akan menempati posisi sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARAJI':&lt;br /&gt;&lt;a href="http://grandparagon.com/index.php/2009/10/22/daftar-nama-dan-profil-menteri-kabinet-indonesia-bersatu-ii/"&gt;http://grandparagon.com/index.php/2009/10/22/daftar-nama-dan-profil-menteri-kabinet-indonesia-bersatu-ii/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-1858426922734833180?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/1858426922734833180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=1858426922734833180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1858426922734833180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/1858426922734833180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/4-menteri-pks-2.html' title='4 MENTERI PKS (2)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHXQVVzLBI/AAAAAAAAAHA/If2YuQ8wpLU/s72-c/pks_mentri_suharna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-5707327419750101412</id><published>2009-12-23T15:24:00.003+07:00</published><updated>2009-12-23T15:29:35.411+07:00</updated><title type='text'>4 MENTERI PKS (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHUnCqM5jI/AAAAAAAAAGw/x6vFXnZ2Vgw/s1600-h/pks_mentri_tifatul2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 145px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHUnCqM5jI/AAAAAAAAAGw/x6vFXnZ2Vgw/s400/pks_mentri_tifatul2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418345593897281074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h1 id="firstHeading" class="firstHeading"&gt;Tifatul Sembiring&lt;/h1&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/majalah/37-72/39/bu.06.shtml"&gt;PKS: Hidayat atau Tifatul&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;   &lt;p&gt;   Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menargetkan perolehan suara Pemilu    legislatif 2009 sebesar 20 persen. Jika target itu terpenuhi, PKS akan    mengajukan Calon Presiden (Capres) sendiri. Dua kader PKS paling    berpeluang jadi Capres atau Cawapres (Calon Wakil Presiden) adalah   &lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/h/hidayat-nur-wahid/index.shtml"&gt;Hidayat Nurwahid&lt;/a&gt; atau   &lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/index.shtml"&gt;Tifatul Sembiring&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;                     &lt;p&gt;                                                         &lt;/p&gt;&lt;p&gt;                                                        &lt;b&gt;BIOGRAFI &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tifatul Sembiring&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;       &lt;h2&gt;&lt;a title="Biografi" href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/biografi/index.shtml"&gt;Si Anak Panah Ke-3 PKS&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;       &lt;p&gt;Dia salah seorang ‘anak panah’ (kader) Partai Keadilan Sejahtera (PKS)        yang siap diluncurkan ke mana saja oleh pemegang busur (Majelis Surya)        selaku lembaga tinggi partai. Dia menjadi anak panah ketiga yang menerima        estafet kepemimpinan PKS. Tifatul Sembiring dipercaya menjabat Ketua Umum        DPP PKS menggantikan dan melanjutkan kepemimpinan Hidayat Nur Wahid yang        mengundurkan diri setelah terpilih menjadi Ketua MPR.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p align="right"&gt;&lt;b&gt;&lt;a title="Index" href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/berita/index.shtml"&gt;BERITA:&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;   &lt;a title="Grand Design Indonesia Versi PKS" href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/berita/01.shtml"&gt;01&lt;/a&gt;    &lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/berita/02.shtml"&gt;02&lt;/a&gt;  03  =&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tifatul Sembiring&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;       &lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/berita/02.shtml"&gt;Logika Dakwah dari PKS&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;       &lt;p&gt;Partai yang berdiri pada era awal reformasi ini sejak awal    mendeklarasikan diri sebagai partai dakwah. Sebagai partai dakwah, apa    pun yang dilakukan selalu mendasarkan diri pada logika dakwah, yang    selalu mengajak untuk kebaikan.&lt;br /&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tifatul Sembiring&lt;br /&gt;     &lt;/p&gt;       &lt;h2&gt;&lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/berita/01.shtml"&gt;Grand Design Indonesia Versi PKS&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;       Indopos 25-26 Juli 2005: Seperti apa masa depan Indonesia? Paling Lambat    2014 Sudah Terjadi Perubahan, dan Tak Ada Niat Dirikan Negara Islam.    Partai Keadilan Sosial (PKS) segera membuatnya. Gagasan menyiapkan grand    design Indonesia ke depan itu menjadi salah satu agenda utama Musyawarah    Nasional (Munas) I PKS minggu ini di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARAJI':&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/index.shtml"&gt;http://www.biografiindonesia.com/ensiklopedi/t/tifatul-sembiring/index.shtml&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-5707327419750101412?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/5707327419750101412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=5707327419750101412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/5707327419750101412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/5707327419750101412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/4-menteri-pks-1.html' title='4 MENTERI PKS (1)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/SzHUnCqM5jI/AAAAAAAAAGw/x6vFXnZ2Vgw/s72-c/pks_mentri_tifatul2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-994746689092690388</id><published>2009-12-09T12:11:00.007+07:00</published><updated>2009-12-10T07:22:12.434+07:00</updated><title type='text'>PKS &amp; PINGUIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8x9fKe5dI/AAAAAAAAAGI/Zt89e0MmZTc/s1600-h/pks+pinguin.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8x9fKe5dI/AAAAAAAAAGI/Zt89e0MmZTc/s400/pks+pinguin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413100209529873874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Ber&lt;/span&gt;seragam &lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;PKS &lt;/span&gt;di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Kutub &lt;/span&gt;Sel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;a&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;tan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="fullImageLink" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:14;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Di mana ada kader, di situ berdiri cabang PKS. Begitulah semangat pendukung parpol nomor 8 ini. Di utara, cabang PKS sudah berdiri di Inggris dan Swedia. Di selatan, seragam corak PKS sudah dikenakan warga antartika. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Siapa sih yang tak kenal lambang dan warna khas PKS? Kotak segi empat berisi bulan sabit kembar yang diselipi untaian padi tegak lurus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Warna penghias logonya pun khas, namun bukan tanpa arti. Putih melambangkan bersih dan suci. Hitam adalah aspiratif dan kepastian. Kuning emas menggambarkan kecemerlangan, kegembiraan serta kejayaan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Meski terkesan terlalu rinci dan filosofis, namun maknanya secara keseluruhan sangatlah mulia. Yakni menegakkan nilai-nilai keadilan berlandaskan kebenaran, persaudaraan dan persatuan menuju kesejahteraan dan kejayaan ummat dan bangsa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Lambang dan warna ini tampak dominan menghiasi situs-situs internet cabang-cabang PKS manca negara. Tak ketinggalan, seragam dan atribut partai bernomor 8 itu pun dipenuhi warna hitam, kuning dan putih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Namun tahukah Anda, warna pilihan PKS ini ternyata corak alami dunia satwa pula. Sebut saja warga kutub selatan yang lucu dan mungil ini, si penguin. Bajunya pun dari dulu sudah bercorak warna khas seragam PKS: hitam, kuning dan putih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Bahkan ada penguin istimewa bermata kuning. Nama latinnya &lt;span class="i"&gt;&lt;i style=""&gt;Megadyptes antipodes&lt;/i&gt;. Sebagaimana lambang PKS yang sarat makna, nama latin penguin bermata kuning ini pun bukan tanpa arti. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span class="i"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Megadyptes antipodes&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt; berasal dari kata “&lt;i style=""&gt;mega&lt;/i&gt;” yang berarti “besar”, “&lt;i style=""&gt;dyptes&lt;/i&gt;” yang bermakna “penyelam”, dan “&lt;i style=""&gt;antipodes&lt;/i&gt;” yang diterjemahkan sebagai “tanah di selatan”.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadi, &lt;span class="i"&gt;&lt;i style=""&gt;Megadyptes antipodes&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; berarti si penyelam besar dari tanah selatan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;Hal ini karena penguin bermata kuning memang banyak ditemui di wilayah Selandia Baru dan sekitarnya, yakni dekat kutub selatan. Mereka berkembang biak di pulau Selatan dan pulau Stewart, bahkan di selatan jauh hingga kepulauan sub-antartika seperti pulau Campbell, Auckland dan Codfish.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;---------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1). PKS Berukuran Nano &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lima benua telah dikibari bendera PKS, dengan cabang-cabangnya di negara besar yang mewakili setiap benua itu. Tak terkecuali di raksasa Afrika, yakni Mesir, di situ telah berkibar panji-panji PKS. Tak berhenti di negara besar, simbol PKS pun telah memasuki wilayah mahakecil. Nomor urut PKS, delapan, sudah menyentuh penelitian bidang nanopartikel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2). Nomor 8 PKS Ilmiah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dari laser hingga astronomi, dari kedokteran bedah hingga fisika atom, angka delapan ternyata menjadi kajian ilmuwan di bidang-bidang mutakhir itu. Ini menggugurkan mitos bahwa PKS percaya takhayul angka 8...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3). Aneka Satwa Bercorak PKS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilmuwan berdecak kagum dibuatnya... Cheetah, pelari tercepat... Ikan, perenang terulung... , Kupu-kupu bersayap canggih... Tambahan lagi, mereka memiliki warna warni permukaan tubuh menyerupai simbol PKS: hitam, kuning, putih...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 0); font-weight: bold;font-family:arial,helvetica;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;Maraji' :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: left;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span  lang="IN" style="font-size:20;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0);"&gt;&lt;a href="http://pksainstek.multiply.com/journal"&gt;http://pksainstek.multiply.com/journal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-994746689092690388?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/994746689092690388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=994746689092690388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/994746689092690388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/994746689092690388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/pks-pinguin.html' title='PKS &amp; PINGUIN'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8x9fKe5dI/AAAAAAAAAGI/Zt89e0MmZTc/s72-c/pks+pinguin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-2957046142011072343</id><published>2009-12-09T11:37:00.005+07:00</published><updated>2009-12-09T12:09:15.555+07:00</updated><title type='text'>Sejarah PK Sejahtera (habis)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uvzT0VQI/AAAAAAAAAF4/omhkQ9-64RY/s1600-h/pks6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 114px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uvzT0VQI/AAAAAAAAAF4/omhkQ9-64RY/s400/pks6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413096675884684546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 2002&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;7 April 2002&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK gelar aksi keadilan untuk Palestina menentang aksi terorisme Israel atas bangsa Palestina di Silang Monas, Jakarta. PK juga membentuk Komite Keadilan untuk Pembebasan Al Aqsha (KKPA) yang diketuai oleh Dr Ahzami Zami'un Jazuli.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;25 Mei 2002&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK gelar acara Gerak Jalan Keluarga (GJK) menyambut Maulid Nabi 1423 H dari Silang Monas - MH Thamrin - Bundaran HI - Silang Monas.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;8 Juni 2002&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15 pimpinan parpol yang tidak memenuhi ketentuan &lt;em&gt;electoral threshold&lt;/em&gt; dua persen berdasar Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 3 Tahun 1999 sepakat menandatangani dokumen bersama di Hotel Sahid, Jakarta, untuk menolak pemberlakuan ketentuan tersebut. Mereka juga menuntut agar semua parpol peserta Pemilu 1999 diikutkan lagi dalam Pemilu 2004 walaupun ada parpol yang sama sekali tidak mempunyai perolehan kursi di DPR/DPRD. Partai yang terlibat pada pertemuan yang diprakarsai Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), yaitu Partai Keadilan (PK), Partai Demokrasi Kasih Bangsa, Partai Nahdlatul Umat, Partai Demokrasi Indonesia, Partai Bhinneka Tunggal Ika Indonesia, Partai Katolik Demokrat, Partai Daulat Rakyat, Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia, Partai Persatuan, Partai Syarekat Islam Indonesia, Partai Nasional Indonesia Massa Marhaen, Partai Nasional Indonesia Front Marhaenis, Partai Politik Islam Indonesia Masyumi, dan Partai Kebangkitan Umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahu&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;n 2003&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;9 Februari 2003&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Ratusan ribu massa PK berunjuk rasa menolak serangan AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 Maret 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Sekali lagi, PK bersama PKS menggelar aksi damai menentang serangan AS ke Irak di sepanjang Jl. MH Thamrin hingga kedubes AS. Aksi diikuti oleh 30.000 massa.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;30 Maret 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;PKS bersama Komite Indonesia untuk Solidaritas Rakyat Irak (KISRA) serta seluruh elemen masyarakat menggelar aksi ‘Sejuta Umat' dari Bunderan HI hingga kedubes AS, Jakarta. Aksi ini merupakan aksi terbesar sepanjang massa dan mampu mengusik para pemimpin dunia.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;17 April 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Musyawarah Majelis Syuro XIII Partai Keadilan yang berlangsung di Wisma Haji Jawa Barat, Bekasi, merekomendasikan PK untuk bergabung dengan PKS.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 April 2003&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Deklarasi DPP PKS di Silang Monas, Jakarta, yang dihadiri oleh 40.000 massa.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;26 Mei 2003&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK dan PKS mendeklarasikan Crisis Centre untuk Rakyat Aceh (CCRA) di halaman Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. CCRA dimaksudkan untuk membantu rakyat Aceh yang tengah dilanda konflik berkepanjangan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;4 Juni 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;DPP PKS dinyatakan lulus verifikasi oleh Depkehham. Verifikasi dilakukan di kantor sekretariat Jl. Mampang Prapatan VIII No. R-2, Jakarta.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;5 Juni 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK selenggarakan acara ‘Silaturahim Nasional Anggota Legislatif Partai Keadilan' di Wisma DPR, Cikupa, Cisarua, Bogor, yang diikuti oleh 180 anggota dewan dari seluruh Indonesia.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;8 Juni 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;PKS gelar ‘Dzikir dan Doa untuk Rakyat Aceh' di halaman Masjid Agung Al Azhar, Jl. Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta, diikuti oleh ribuan massa.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;10 Juni 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK bersama PKS melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR Jl. Gatot Subroto, Jakarta, untuk mendukung disahkannya RUU Sisdiknas oleh DPR RI.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;2 Juli 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Partai Keadilan Sejahtera (PK Sejahtera) telah menyelesaikan seluruh proses verifikasi Departemen Kehakiman dan HAM (Depkehham) di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (setingkat Propinsi) dan Dewan Pimpinan Daerah (setingkat Kabupaten/Kota). Ini berarti PK Sejahtera telah melengkapi 100% persyaratan verifikasi Depkehham.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;3 Juli 2003&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK bergabung dengan PKS yang dilakukan di kantor pengacara Tri Sulistyowarni di Pamulang, Tangerang. Dengan penggabungan ini, seluruh hak milik PK menjadi milik PKS, termasuk anggota dewan dan para kadernya.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 Juli 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Musyawarah Majelis Syuro I PKS yang berlangsung di Ruang Binasentra, Kompleks Bidakara, Jakarta, menetapkan delapan kriteria Calon Presiden (Capres) RI versi PKS. Selain itu dicanangkan juga mekanisme pemilihan capres melalui Jaring Capres Emas.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;22 Juli 2003&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Ribuan massa PKS melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. PKS menolak kebijakan Bulog seperti beras impor dan dana talangan Sukhoi yang dinilai menyengsarakan ribuan petani.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;8 Agustus 2003 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;DPP PKS mencanangkan program Safari ‘Aam Intikhobi (Tahun Pemenangan Pemilu), yaitu program safari tokoh-tokoh partai ke berbagai daerah untuk mensosialisasikan dan mensukseskan pemilu 2004. Acara berlangsung di Aula Masjid Baitussalam, Duren Tiga, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8vDbVfWjI/AAAAAAAAAGA/c7SrEkjiaWQ/s1600-h/pks12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 101px; height: 128px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8vDbVfWjI/AAAAAAAAAGA/c7SrEkjiaWQ/s400/pks12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413097013046630962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-2957046142011072343?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/2957046142011072343/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=2957046142011072343' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2957046142011072343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/2957046142011072343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/sejarah-pk-sejahtera-habis.html' title='Sejarah PK Sejahtera (habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uvzT0VQI/AAAAAAAAAF4/omhkQ9-64RY/s72-c/pks6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-4506804563652407959</id><published>2009-12-09T11:34:00.003+07:00</published><updated>2009-12-09T12:08:28.735+07:00</updated><title type='text'>Sejarah PK Sejahtera (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uArihnAI/AAAAAAAAAFo/CMRKHpaph90/s1600-h/pks4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 84px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uArihnAI/AAAAAAAAAFo/CMRKHpaph90/s400/pks4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413095866345036802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="intro"&gt; Partai Keadilan Sejahtera (PK-Sejahtera) merupakan pelanjut perjuangan Partai Keadilan (PK) yang dalam pemilu 1999 lalu meraih 1,4 juta suara (7 kursi DPR, 26 kursi DPRD Propinsi dan 163 kursi DPRD Kota/Kabupaten). &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;PK-Sejahtera percaya bahwa jawaban untuk melahirkan Indonesia yang lebih baik di masa depan adalah dengan mempersiapkan kader-kader yang berkualitas baik secara moral, intelektual, dan profesional. Karena itu, PK-Sejahtera sangat peduli dengan perbaikan-perbaikan ke arah terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedulian inilah yang menapaki setiap jejak langkah dan aktivitas partai. Dari sebuah entitas yang belum dikenal sama sekali dalam jagat perpolitikan Indonesia hingga dikenal dan eksis sampai saat ini. Sebagai partai yang menduduki peringkat 7 dalam pemilu 1999 lalu, PK (kini PK-Sejahtera) bertekad untuk meningkatkan daya pengaruhnya dalam pemilu 2004 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui sekilas sejarah PK-Sejahtera, kami paparkan secara singkat di bawah ini: &lt;table border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 1998&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 Juli 1998&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Partai Keadilan (PK) didirikan di Jakarta. Hal tersebut dinyatakan dalam konferensi pers di Aula Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt; 9 Agustus 1998&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Deklarasi PK di lapangan Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, dihadiri oleh 50.000 massa.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;19 September 1998&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK menolak pemberlakuan asas tunggal dalam kehidupan berorganisasi. Hal itu dinyatakan Presiden PK Dr Ir Nurmahmudi Isma'il dalam pidato politik peresmian DPW PK DIY.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;3-6 Desember 1998 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Musyawarah Kerja Nasional I digelar di Kampung Wisata Insan Krida (KWIK), Parung, Bogor, dan ditutup di hotel Cempaka, Jakarta setelah sebelumnya melakukan konvoi kendaraan dari Bogor-Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 1999&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;19 Februari 1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;KH Didien Hafidhudin ditetapkan sebagai Calon Presiden RI dari Partai Keadilan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;30 Mei  1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Delapan partai politik berasaskan Islam menyatakan bersatu dan menyepakati penggabungan sisa suara (stembus accord) hasil Pemilu 1999. Ke delapan partai itu&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;adalah PPP, Partai Keadilan,&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Partai Kebangkitan Ummat,  Partai Ummat Islam, PPII Masyumi. PNU. PBB. dan PSII 1905.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;3 Juni  1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan memenuhi janji mereka untuk "memutihkan" Ibukota serta berkumpul di Bundaran HI menandai berakhirnya kampanye partai tersebut di Jakarta.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;2 Agus tus 1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Partai Keadilan (PK) menandatangani hasil penghitungan suara pemilu dengan catatan pemilu relatif luber dan tidak jujur dan adil (jurdil). Keputusan ini diambil PK dengan pertimbangan adanya reaksi positip berupa pengakuan dari panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) bahwa Pemilu 1999 yang baru lalu masih jauh dari jurdil. Penandatanganan hasil pemilu dilakukan di kantor KPU, Senin sore (2/8).&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 Oktober 1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK menerima tawaran kursi kementerian Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) dalam kabinet pemerintahan KH Abdurrahman Wahid.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;21  Oktober 1999&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK menunjuk Dr Ir Nurmahmudi Isma'il MSc sebagai calon menteri yang diajukan karena memiliki kapasitas, kapabilitas dan akseptabilitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Tahun 2000&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;16 A pril 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Dr Ir Nurmahmudi Isma'il mengundurkan diri dari jabatan Presiden Partai dan selanjutnya akan berkonsentrasi di kementerian Kehutanan dan Perkebunan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;18-21 Mei 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK menggelar Musyawarah Nasional I di hotel Bumiwiyata, Depok.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;21  Me i 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Dr Hidayat Nurwahid, MA terpilih sebagai Presiden kedua Partai Keadilan menggantikan Dr. Ir. Nurmahmudi Isma'il dalam Musyawarah Nasional I PK di hotel Bumiwiyata, Depok.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;3 Agustus 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Delapan partai Islam (PPP, PBB, PK, Masyumi, PKU, PNU, PUI, PSII 1905) menggelar acara Sarasehan dan Silaturahim Partai-partai Islam di masjid Al Azhar dan meminta Piagam Jakarta masuk dalam Amandemen UUD 1945.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;12 Okt ober 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;DPP Partai Keadilan (PK) menemui Wakil Ketua DPR Ri Soetardjo Soerjogoeritno di gedung DPR RI dan meminta delegasi IPU DPR RI untuk mengusahakan resolusi yang di dalamnya tidak hanya mengecam keras Israel, tapi sekaligus mengeluarkan Israel dari keanggotaan IPU. &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;13 O ktober 2000&lt;/td&gt;&lt;td&gt;Puluhan ribu massa Partai Keadilan (PK) yang berunjuk rasa di halaman Gedung DPR. Di bawah tangga gedung paripurna DPR aktivis PK membakar bendera Israel. PK meminta agar RI konsisten dengan sikap menyesalkan, menolak dan mengecam Israel menyusul penyerangan ke Palestina.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;9 November 2000 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Partai Keadilan menggelar acara Gelar Sambut Ramadhan. Masyarakat dan pemimpin bangsa diingatkan untuk menjaga kesucian bulan Ramadhan. Ribuan massa Partai Keadilan (PK) dari Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi menghadiri acara Gelar Sambut Ramadhan. Tablik akbar ini diselenggarakan di Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Ahad (19/11) pagi.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;pre&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: verdana;"&gt;Tahun 2001&lt;/strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/pre&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;20 Jan uari 2001&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK menggelar Silaturahim dan Halal Bihalal di Silang Monas, Jakarta. Dalam orasinya Presiden PK Hidayat Nur Wahid menyatakan PK berlepas diri dari segala efek negatif pola dan produk kepemimpinan kontroversial kontraproduktif yang dilakukan Presiden Abdurrahman Wahid.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;2 Maret 2001&lt;/td&gt;&lt;td&gt;DPP PK mengadakan bakti sosial di propinsi Banten yang terkena musibah banjir dan tanah longsor.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;8 Okt ober 2001 &lt;/td&gt;&lt;td&gt;Lebih dari 150 anggota legislatif dari Partai Keadilan (PK) dari seluruh Indonesia, Senin (8/10) mendatangi Kedubes Amerika Serikat di Jalan Merdeka Barat dan bergabung dengan massa yang sudah lebih dulu melakukan aksi menentang terorisme AS.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top"&gt;19 O ktober 2001&lt;/td&gt;&lt;td&gt;PK gelar demo besar menentang agresi militer AS ke Afghanistan. Aksi besar ini diikuti 40.000 orang dan mendapat pujian dari berbagai pihak karena berlangsung damai dan tertib. Dalam aksi itu dibentuk Komite Indonesia untuk Solidaritas Afghanistan (KISA) yang diketuai oleh Dr Salim Segaf Al Djufri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="intro"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uW1OLKOI/AAAAAAAAAFw/gxEGAW-4zZQ/s1600-h/pks22.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 114px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uW1OLKOI/AAAAAAAAAFw/gxEGAW-4zZQ/s400/pks22.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5413096246901156066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-4506804563652407959?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/4506804563652407959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=4506804563652407959' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4506804563652407959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4506804563652407959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/sejarah-pk-sejahtera-1.html' title='Sejarah PK Sejahtera (1)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sx8uArihnAI/AAAAAAAAAFo/CMRKHpaph90/s72-c/pks4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-6120267412030111881</id><published>2009-12-07T10:23:00.004+07:00</published><updated>2009-12-08T09:32:19.445+07:00</updated><title type='text'>Apa itu Ikhwanul Muslimin (habis)</title><content type='html'>&lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Catatan_kaki"&gt;Catatan kaki&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="references-small"&gt; &lt;ol class="references"&gt;&lt;li id="cite_note-0"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-0"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/al-ikhwan/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-1"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-1"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Gerakan Keagamaan dan Pemikiran BAB II halaman 13&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-2"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-2"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.ikhwanweb.com/Article.asp?ID=796&amp;amp;LevelID=1&amp;amp;SectionID=115" class="external text" rel="nofollow"&gt;ikhwanweb.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-3"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-3"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.ikhwanweb.com/Article.asp?ID=799&amp;amp;LevelID=1&amp;amp;SectionID=115" class="external text" rel="nofollow"&gt;ikhwanweb.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-4"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-4"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Gerakan Keagamaan dan Pikiran bab 2 halaman 8&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-5"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-5"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/index.php/al-ikhwan/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-6"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-6"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/kenapa-ikhwanul-muslimin-ikut-dalam-pemilu-legislatif-2833/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-7"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-7"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/dr-muhammad-habib-al-ikhwan-al-muslimun-menolak-ideologi-al-qaidah-113/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-8"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-8"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/al-ikhwan/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-9"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-9"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/ahmad-yasin-legenda-ciptakan-kelemahan-jadi-kekuatan-bagi-hamas-2380/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-10"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-10"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/tag/hamas/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-11"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-11"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Kerajaan Pertrodolar Saudi Arabia, Robert Lacey, Pustaka Jaya, 1986&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-12"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-12"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://dirantingcemara.blogspot.com/2007/04/al-ikhwan-wahabi-pemberontak-1.html" class="external text" rel="nofollow"&gt;dirantingcemara.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-13"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-13"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Hasan Al-Banna, "Risalah Pergerakan Ikhwanul Muslimin (Buku ke-1)", Cetakan ke-12, 2005, Era Intermedia, Solo.&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-14"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-14"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/mengenal-para-mursyid-ikhwanul-muslimin-1-hasan-al-banna-1683/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-15"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-15"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/mengenal-para-mursyid-am-ikhwanul-muslimin-2-hasan-al-hudaibi-1975/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-16"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-16"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/2053-2053/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-17"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-17"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/mengenal-para-mursyid-am-ikhwanul-muslimin-4-muhammad-hamid-abu-an-nasr-2171/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-18"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-18"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/mengenal-para-mursyid-am-ikhwanul-muslimin-5-mustafa-masyhur-2316/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-19"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-19"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/mengenal-para-mursyid-am-ikhwanul-muslimin-6-mamun-al-hudaibi-2397/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-20"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-20"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/sumbangan-ikhwanul-muslimun-untuk-kemerdekaan-republik-indonesia-139/" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.al-ikhwan.net&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-21"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-21"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Majalah Sabili, edisi khusus tahun 2004&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-22"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-22"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_Umum_Indonesia_1999" class="external free" rel="nofollow"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_Umum_Indonesia_1999&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-23"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-23"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.pbb-online.org/index.php?option=com_content&amp;amp;task=section&amp;amp;id=8&amp;amp;Itemid=33" class="external text" rel="nofollow"&gt;pbb-online.org&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-24"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-24"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Qaradhawi, DR. Yusuf (2001), &lt;i&gt;Umat Islam Menyongsong Abad ke-21&lt;/i&gt;, Era Intermedia, Solo, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Sumber_buku/9799183561" class="internal mw-magiclink-isbn"&gt;ISBN 979-9183-56-1&lt;/a&gt; pp. 92;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-25"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-25"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.eramuslim.com/ustadz/pol/7809190344-fenomena-pks-amp-kemiripannya-dengan-ikhwanul-muslimun.htm" class="external text" rel="nofollow"&gt;eramuslim.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-26"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-26"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&amp;amp;id=109" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.pk-sejahtera.org&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-27"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-27"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://pk-sejahtera.org/v2/download/pdf/ad.art.pks.pdf" class="external text" rel="nofollow"&gt;www.pk-sejahtera.org&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-28"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-28"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=324647&amp;amp;kat_id=3" class="external text" rel="nofollow"&gt;republika.co.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-29"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-29"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=76770&amp;amp;kat_id=177&amp;amp;kat_id1=&amp;amp;kat_id2=" class="external text" rel="nofollow"&gt;republika.co.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-30"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-30"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; Koran Kompas, Rabu, 3 September 2003&lt;/li&gt;&lt;li id="cite_note-31"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_ref-31"&gt;^&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_Umum_Indonesia_2004" class="external free" rel="nofollow"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilihan_Umum_Indonesia_2004&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/div&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Bacaan_lanjut"&gt;Bacaan lanjut&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Farid Nu'man. Al Ikhwan Al Muslimun. Anugerah Allah Yang Terzalimi. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Sumber_buku/9799707013" class="internal mw-magiclink-isbn"&gt;ISBN 979-97070-1-3&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yon Machmudi, Partai Keadilan Sejahtera: wajah baru Islam politik Indonesia, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Sumber_buku/9793977612" class="internal mw-magiclink-isbn"&gt;ISBN 979-3977-61-2&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istimewa:Sumber_buku/9789793977614" class="internal mw-magiclink-isbn"&gt;ISBN 978-979-3977-61-4&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Pranala_luar"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="cursor: help;font-family:'Courier New',monospace;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Indonesia."  lang="id"&gt;&lt;b&gt;(id)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/" class="external text" rel="nofollow"&gt;Al-Ikhwan.net, situs berbahasa Indonesia yang mengatasnamakan Ikhwanul Muslimin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="cursor: help;font-family:'Courier New',monospace;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Inggris."  lang="en"&gt;&lt;b&gt;(en)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.ikhwanweb.com/" class="external text" rel="nofollow"&gt;Situs Resmi Ikhwanul Muslimin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="cursor: help;font-family:'Courier New',monospace;" title="Situs atau karya ini dalam bahasa Arab."  lang="ar"&gt;&lt;b&gt;(ar)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;a href="http://www.ikhwanonline.com/" class="external text" rel="nofollow"&gt;Situs Resmi Ikhwanul Muslimin&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;   &lt;!--  NewPP limit report Preprocessor node count: 846/1000000 Post-expand include size: 3394/2048000 bytes Template argument size: 744/2048000 bytes Expensive parser function count: 0/500 --&gt;  &lt;!-- Saved in parser cache with key idwiki:pcache:idhash:44228-0!1!0!!id!2 and timestamp 20091204075801 --&gt; &lt;div class="printfooter"&gt; Diperoleh dari "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimun"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimun&lt;/a&gt;"&lt;/div&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kategori:Ideologi_politik" title="Kategori:Ideologi politik"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kategori:Ikhwanul_Muslimin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Kategori:Ikhwanul Muslimin (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-6120267412030111881?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/6120267412030111881/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=6120267412030111881' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/6120267412030111881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/6120267412030111881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/apa-itu-ikhwanul-muslimin-habis_07.html' title='Apa itu Ikhwanul Muslimin (habis)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-4643794757972140879</id><published>2009-12-07T10:22:00.002+07:00</published><updated>2009-12-08T09:28:37.826+07:00</updated><title type='text'>Apa itu Ikhwanul Muslimin (2)</title><content type='html'>&lt;h3 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Al-Ikhwan_Berbeda_.26_Menolak_Al-Qaeda"&gt;Al-Ikhwan Berbeda &amp;amp; Menolak Al-Qaeda&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Di berbagai media khususnya media negara-negara Barat, Ikhwanul Muslimin sering dikait-kaitkan dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Qaeda" title="Al-Qaeda"&gt;Al-Qaeda&lt;/a&gt;. Pada faktanya, Ikhwanul Muslimin berbeda jauh dengan Al-Qaeda. Ideologi, sarana, dan aksi yang dilakukan oleh Al-Qaeda secara tegas ditolak oleh pimpinan Ikhwanul Muslimin. Ikhwanul Muslimin lebih mendukung ide perubahan dan reformasi melalui jalan damai &lt;sup id="cite_ref-7" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-7"&gt;[8]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; dan dialog yang konstruktif yang bersandarkan pada al-hujjah (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alasan" title="Alasan"&gt;alasan&lt;/a&gt;), al-mantiq (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Logika" title="Logika"&gt;logika&lt;/a&gt;), al-bayyinah (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jelas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Jelas (halaman belum tersedia)"&gt;jelas&lt;/a&gt;), dan ad-dalil (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dalil&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Dalil (halaman belum tersedia)"&gt;dalil&lt;/a&gt;)&lt;sup id="cite_ref-8" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-8"&gt;[9]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekerasan" title="Kekerasan"&gt;Kekerasan&lt;/a&gt; atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radikalisme" title="Radikalisme"&gt;radikalisme&lt;/a&gt; bukan jalan perjuangan Ikhwanul Muslimin, kecuali jika negara tempat Ikhwanul Muslimin berada, terancam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penjajahan" title="Penjajahan" class="mw-redirect"&gt;penjajahan&lt;/a&gt; dari bangsa lain. Inipun, kekerasan di sini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai perlawanan, bukan radikalisme atau kekerasan sebagaimana yang dilakukan oleh kelompok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teroris" title="Teroris" class="mw-redirect"&gt;teroris&lt;/a&gt;. Sebagai contoh adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hamas" title="Hamas"&gt;Hamas&lt;/a&gt; yang merupakan perpanjangan tangan Ikhwanul Muslimin di Palestina. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syekh_Ahmad_Yassin" title="Syekh Ahmad Yassin" class="mw-redirect"&gt;Syekh Ahmad Yassin&lt;/a&gt; pendiri Hamas adalah tokoh Ikhwanul Muslimin &lt;sup id="cite_ref-9" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-9"&gt;[10]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Selain mengikuti proses pemilu (baca: demokrasi) di Palestina, Hamas juga melakukan perlawanan bersenjata melawan penjajah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Israel" title="Israel"&gt;Israel&lt;/a&gt; untuk memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina &lt;sup id="cite_ref-10" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-10"&gt;[11]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Al-Ikhwan_Bukan_Wahabi"&gt;Al-Ikhwan Bukan Wahabi&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Di berbagai media, Ikhwanul Muslimin juga sering dikait-kaitkan dengan gerakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wahabi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Wahabi (halaman belum tersedia)"&gt;Wahabi&lt;/a&gt;. Pada faktanya, antara Al-Ikhwan dengan Wahabi berbeda jauh. Pengkait-kaitan Al-Ikhwan dengan Wahabi pada dasarnya disebabkan adanya kesamaan nama. Di dalam sejarah Wahabi di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Arab_Saudi" title="Arab Saudi"&gt;Arab Saudi&lt;/a&gt;, mereka memang pernah memiliki pasukan tempur yang bernama Al-Ikhwan, nama yang sama persis dengan Al-Ikhwan yang di Mesir. Seorang penulis bernama Robert Lacey dalam catatan kaki bukunya yang berjudul "Kerajaan Pertrodolar Saudi Arabia" di halaman 180 sudah mewanti-wanti bahwa kelompok Al-Ikhwan dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nejd" title="Nejd" class="mw-redirect"&gt;Nejd&lt;/a&gt; ini tidak ada kaitannya dan tak boleh dicampuradukkan dengan Al-Ikhwan Al-Muslimun yang dibentuk di Mesir di tahun 1930-an dan masih aktif sampai saat ini &lt;sup id="cite_ref-11" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-11"&gt;[12]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; &lt;sup id="cite_ref-12" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-12"&gt;[13]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Secara pemikiran pun antara Ikhwanul Muslimin dengan Wahabi saling bertolak belakang. Ikhwanul Muslimin masuk ke dalam wilayah politik dalam perjuangannya (bahkan membentuk partai politik), sedangkan Wahabi sebaliknya, yaitu antipati terhadap partai politik.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Kredo"&gt;Kredo&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Ikhwanul Muslimin memiliki kredo berupa:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah" title="Allah"&gt;Allah&lt;/a&gt; tujuan kami (Allahu ghayatuna)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rasulullah" title="Rasulullah"&gt;Rasulullah&lt;/a&gt; teladan kami (Ar-Rasul qudwatuna)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Al-Qur%27an" title="Al-Qur'an"&gt;Al-Qur'an&lt;/a&gt; landasan hukum kami (Al-Quran dusturuna)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jihad" title="Jihad"&gt;Jihad&lt;/a&gt; jalan kami (Al-Jihad sabiluna)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syahid" title="Syahid"&gt;syahid&lt;/a&gt; di jalan Allah cita-cita kami yang tertinggi (Syahid fiisabilillah asma amanina)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Walaupun begitu, Ikhwanul Muslimin tetap mengikuti perkembangan teknologi dan tidak meninggalkannya. Sebagai organisasi Islam moderat, Ikhwanul Muslimin diterima oleh segala lapisan dan pergerakan. Ikhwanul Muslimin menekankan adaptasi Islam terhadap era globalisasi, bukan berarti umat Islam turut terseret dalam era globalisasi. Pemikiran dan pergerakan Ikhwanul Muslimin mencakup delapan aspek yang mencerminkan luasnya cakupan Islam sebagai ideologi yang mereka anut, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dakwah" title="Dakwah"&gt;Dakwah&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Salafiyah" title="Salafiyah"&gt;salafiyah&lt;/a&gt; (dakwah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Salaf" title="Salaf"&gt;salaf&lt;/a&gt;), Thariqah sunniyah (jalan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sunnah" title="Sunnah"&gt;sunnah&lt;/a&gt;), Hakikat shufiyah (hakikat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sufi" title="Sufi"&gt;sufi&lt;/a&gt;), Hai'ah siyasiyah (lembaga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik" title="Politik"&gt;politik&lt;/a&gt;), Jama'ah riyadhiyah (kelompok &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Olahraga" title="Olahraga"&gt;olahraga&lt;/a&gt;), Rabithah 'ilmiyah tsaqafiah (ikatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmiah" title="Ilmiah" class="mw-redirect"&gt;ilmiah&lt;/a&gt; berwawasan), Syirkah iqtishadiyah (perserikatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi" title="Ekonomi"&gt;ekonomi&lt;/a&gt;), dan Fikrah ijtima'iyah (pemikiran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sosial" title="Sosial"&gt;sosial&lt;/a&gt;) &lt;sup id="cite_ref-13" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-13"&gt;[14]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Pimpinan"&gt;Pimpinan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Ikhwanul Muslimin disebut &lt;i&gt;Mursyid 'Am&lt;/i&gt; atau Sekretaris Jenderal. Adapun tugas dari &lt;i&gt;Mursyid 'Am&lt;/i&gt; adalah untuk mengatur organisasi Ikhwanul Muslimin di seluruh dunia. Berikut ini adalah daftar &lt;i&gt;Mursyid 'Am&lt;/i&gt; yang pernah memimpin Ikhwanul Muslimin:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hassan_al-Banna" title="Hassan al-Banna" class="mw-redirect"&gt;Hassan al-Banna&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-14" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-14"&gt;[15]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (حسن البنا) (1928 - 1949)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hassan_al-Hudhaibi" title="Hassan al-Hudhaibi" class="mw-redirect"&gt;Hassan al-Hudhaibi&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-15" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-15"&gt;[16]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (حسن الهضيبي) (1949 - 1972)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Umar_at-Tilmisani&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Umar at-Tilmisani (halaman belum tersedia)"&gt;Umar at-Tilmisani&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-16" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-16"&gt;[17]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (عمر التلمساني) (1972 - 1986)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muhammad_Hamid_Abu_Nasr&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Muhammad Hamid Abu Nasr (halaman belum tersedia)"&gt;Muhammad Hamid Abu Nasr&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-17" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-17"&gt;[18]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (محمد حامد أبو النصر) (1986 - 1996)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mustafa_Masyhur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mustafa Masyhur (halaman belum tersedia)"&gt;Mustafa Masyhur&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-18" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-18"&gt;[19]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (مصطفى مشهور) (1996 - 2002)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ma%27mun_al-Hudhaibi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ma'mun al-Hudhaibi (halaman belum tersedia)"&gt;Ma'mun al-Hudhaibi&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-19" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-19"&gt;[20]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; (مأمون الهضيبي) (2002 - 2004)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muhammad_Mahdi_Akif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Muhammad Mahdi Akif (halaman belum tersedia)"&gt;Muhammad Mahdi Akif&lt;/a&gt; (محمد المهدى عاكف) ( - 2004 -&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Ikhwanul_Muslimin_di_Indonesia"&gt;Ikhwanul Muslimin di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="floatright"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Exc1.JPG" class="image" title="Syahrir, Nazir Pamoncak, MZ Hasan bertemu Hasan Al-Banna di Kantor Pusat Ikhwanul Muslimin"&gt;&lt;img alt="Syahrir, Nazir Pamoncak, MZ Hasan bertemu Hasan Al-Banna di Kantor Pusat Ikhwanul Muslimin" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/3a/Exc1.JPG/350px-Exc1.JPG" width="350" height="237" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Ikhwanul Muslimin masuk ke Indonesia melalui jamaah haji dan kaum pendatang Arab sekitar tahun 1930. Pada zaman kemerdekaan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Salim" title="Agus Salim"&gt;Agus Salim&lt;/a&gt; pergi ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir" title="Mesir"&gt;Mesir&lt;/a&gt; dan mencari dukungan kemerdekaan. Waktu itu, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Salim" title="Agus Salim"&gt;Agus Salim&lt;/a&gt; menyempatkan untuk bertemu kepada sejumlah delegasi Indonesia.&lt;sup class="noprint Inline-Template"&gt;&lt;span title="Kalimat yang diikuti tag ini membutuhkan rujukan." style="white-space: nowrap;"&gt;[&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Mengutip_sumber" title="Wikipedia:Mengutip sumber" class="mw-redirect"&gt;rujukan?&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikhwanul Muslimin memiliki peran penting dalam proses kemerdekaan Republik Indonesia. Atas desakan Ikhwanul Muslimin, negara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir" title="Mesir"&gt;Mesir&lt;/a&gt; menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, setelah dijajah oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda" title="Belanda"&gt;Belanda&lt;/a&gt;. Dengan demikian, lengkaplah syarat-syarat sebuah negara berdaulat bagi Republik Indonesia&lt;sup id="cite_ref-20" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-20"&gt;[21]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikhwanul Muslimin kemudian semakin berkembang di Indonesia setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Natsir" title="Muhammad Natsir" class="mw-redirect"&gt;Muhammad Natsir&lt;/a&gt; mendirikan partai yang memakai ajaran Ikhwanul Muslimin, yaitu Partai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masyumi" title="Masyumi" class="mw-redirect"&gt;Masyumi&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-21" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-21"&gt;[22]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partai Masyumi kemudian dibredel oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno" title="Soekarno"&gt;Soekarno&lt;/a&gt; dan dilarang keberadaannya. Kemudian pada Pemilu tahun 1999 berdiri partai yang menggunakan nama Masyumi, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Partai_Masyumi_Baru&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Partai Masyumi Baru (halaman belum tersedia)"&gt;Partai Masyumi Baru&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Partai_Politik_Islam_Indonesia_Masyumi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Partai Politik Islam Indonesia Masyumi (halaman belum tersedia)"&gt;Partai Politik Islam Indonesia Masyumi&lt;/a&gt; (PPII Masyumi)&lt;sup id="cite_ref-22" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-22"&gt;[23]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Selain itu berdiri juga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Bulan_Bintang" title="Partai Bulan Bintang"&gt;Partai Bulan Bintang&lt;/a&gt; (PBB) dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan" title="Partai Keadilan" class="mw-redirect"&gt;Partai Keadilan&lt;/a&gt; (PK) yang sebelumnya banyak dikenal dengan jamaah atau kelompok Tarbiyah. PBB mendeklarasikan partainya sebagai keluarga besar pendukung Masyumi&lt;sup id="cite_ref-23" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-23"&gt;[24]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Sedangkan menurut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yusuf_Qaradhawi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Yusuf Qaradhawi (halaman belum tersedia)"&gt;Yusuf Qaradhawi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan" title="Partai Keadilan" class="mw-redirect"&gt;Partai Keadilan&lt;/a&gt; (kini berganti nama menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan_Sejahtera" title="Partai Keadilan Sejahtera"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/a&gt; atau PKS) merupakan perpanjangan tangan dari gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir yang mewadahi komunitas terbaik kalangan muda intelektual yang sadar akan agama, negeri, dunia, dan zamannya &lt;sup id="cite_ref-24" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-24"&gt;[25]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Namun tulisan ulama yang kini bermukim di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Qatar" title="Qatar"&gt;Qatar&lt;/a&gt; itu belum pernah mendapat konfirmasi dari para pengurus DPP PKS &lt;sup id="cite_ref-25" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-25"&gt;[26]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Jika dilihat dari Piagam Deklarasi PKS &lt;sup id="cite_ref-26" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-26"&gt;[27]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; dan AD/ART PKS &lt;sup id="cite_ref-27" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-27"&gt;[28]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;, PKS tidak pernah menyebutkan hubungannya dengan Ikhwanul Muslimin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain partai-partai di atas, ada juga ormas Islam di Indonesia yang terinspirasi dari Ikhwanul Muslimin ini, paling tidak itu terlihat dari nama ormas tersebut. Ormas yang dimaksud, antara lain adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parmusi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Parmusi (halaman belum tersedia)"&gt;Parmusi&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persaudaraan_Muslimin_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Persaudaraan Muslimin Indonesia (halaman belum tersedia)"&gt;Persaudaraan Muslimin Indonesia&lt;/a&gt;) yang berafiliasi ke PPP, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ikhwanul_Muslimin_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ikhwanul Muslimin Indonesia (halaman belum tersedia)"&gt;Ikhwanul Muslimin Indonesia&lt;/a&gt; (IMI). Parmusi saat ini diketuai oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bachtiar_Chamsyah" title="Bachtiar Chamsyah"&gt;Bachtiar Chamsyah&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-28" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-28"&gt;[29]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Sedangkan IMI yang dideklarasikan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Depok" title="Depok" class="mw-redirect"&gt;Depok&lt;/a&gt; pada tahun 2001, diketuai oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Habib_Husein_Al_Habsyi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Habib Husein Al Habsyi (halaman belum tersedia)"&gt;Habib Husein Al Habsyi&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-29" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-29"&gt;[30]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu pada Pemilu tahun 2004, Partai Masyumi Baru dan PPII Masyumi tidak dapat mengikuti pemilu lagi karena tidak lolos electoral threshold. Partai Masyumi Baru bergabung dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Persatuan_Pembangunan" title="Partai Persatuan Pembangunan"&gt;Partai Persatuan Pembangunan&lt;/a&gt; (PPP)&lt;sup id="cite_ref-30" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-30"&gt;[31]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. PBB masih dapat terus mengikuti pemilu&lt;sup id="cite_ref-31" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-31"&gt;[32]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Sedangkan PK mengikuti Pemilu 2004 setelah berganti nama menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan_Sejahtera" title="Partai Keadilan Sejahtera"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/a&gt; (PKS). Setelah pemilu 2004, PBB hampir tidak bisa mengikuti pemilu 2009 karena tidak lolos electoral threshold. Pada akhirnya PBB bisa mengikuti pemilu 2009 sebagaimana PKS dan PPP yang masih dapat terus mengikuti pemilu 2009 karena lolos electoral threshold.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi secara umum, Ikhwanul Muslimin cukup banyak memberikan inspirasi pada organisasi-organisasi di Indonesia. Namun tidak jelas mana yang benar-benar berhubungan secara resmi dengan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Jika diringkas, organisasi di Indonesia yang terinspirasi dari Ikhwanul Muslimin antara lain:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Masyumi" title="Partai Masyumi" class="mw-redirect"&gt;Partai Masyumi&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persaudaraan_Muslimin_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Persaudaraan Muslimin Indonesia (halaman belum tersedia)"&gt;Persaudaraan Muslimin Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Partai_Masyumi_Baru&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Partai Masyumi Baru (halaman belum tersedia)"&gt;Partai Masyumi Baru&lt;/a&gt; (1998)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Partai_Politik_Islam_Indonesia_Masyumi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Partai Politik Islam Indonesia Masyumi (halaman belum tersedia)"&gt;Partai Politik Islam Indonesia Masyumi&lt;/a&gt; (1998)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Bulan_Bintang" title="Partai Bulan Bintang"&gt;Partai Bulan Bintang&lt;/a&gt; (1998)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan" title="Partai Keadilan" class="mw-redirect"&gt;Partai Keadilan&lt;/a&gt; (1998)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ikhwanul_Muslimin_Indonesia&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ikhwanul Muslimin Indonesia (halaman belum tersedia)"&gt;Ikhwanul Muslimin Indonesia&lt;/a&gt; (2001)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Keadilan_Sejahtera" title="Partai Keadilan Sejahtera"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/a&gt; (2002)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-4643794757972140879?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/4643794757972140879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=4643794757972140879' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4643794757972140879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4643794757972140879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/apa-itu-ikhwanul-muslimin-2_07.html' title='Apa itu Ikhwanul Muslimin (2)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2974125323532376353.post-4314987408757932476</id><published>2009-12-07T10:14:00.006+07:00</published><updated>2009-12-08T09:29:29.397+07:00</updated><title type='text'>Apa itu Ikhwanul Muslimin (1)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sxxz7nhvIuI/AAAAAAAAAFg/0h1WY58q5Qk/s1600-h/%40im.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sxxz7nhvIuI/AAAAAAAAAFg/0h1WY58q5Qk/s400/%40im.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412328320252453602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;Ikhwanul Muslimin&lt;/b&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Arab" title="Bahasa Arab"&gt;Arab&lt;/a&gt;:الاخوان المسلمون &lt;b&gt;al-ikhwān al-muslimūn&lt;/b&gt;) sering hanya disebut (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Arab" title="Bahasa Arab"&gt;Arab&lt;/a&gt; الإخوان &lt;b&gt;Al-Ikhwan&lt;/b&gt;) adalah salah satu jamaah dari umat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt;, mengajak dan menuntut ditegakkannya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syariat" title="Syariat" class="mw-redirect"&gt;syariat&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah" title="Allah"&gt;Allah&lt;/a&gt;, hidup di bawah naungan Islam, seperti yang diturunkan Allah kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rasulullah" title="Rasulullah"&gt;Rasulullah&lt;/a&gt; saw, dan diserukan oleh para &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Salafush-shalih&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Salafush-shalih (halaman belum tersedia)"&gt;salafush-shalih&lt;/a&gt;, bekerja dengannya dan untuknya, keyakinan yang bersih menghujam dalam sanubari, pemahaman yang benar yang merasuk dalam akal dan fikrah, syariah yang mengatur al-jawarih (anggota tubuh), perilaku dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik" title="Politik"&gt;politik&lt;/a&gt; &lt;sup id="cite_ref-0" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-0"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Di kemudian hari, gerakan Ikhwanul Muslimin tersebar ke seluruh dunia &lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-1"&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;,&lt;/p&gt; &lt;table id="toc" class="toc"&gt; &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt; &lt;div id="toctitle"&gt; &lt;h2 style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Daftar isi&lt;/h2&gt;  &lt;span class="toctoggle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-1"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Sejarah"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-2"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Masa-masa_awal"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Masa-masa awal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-3"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Perkembangan_1930-1948"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Perkembangan 1930-1948&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-4"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#1950-1970"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;1950-1970&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-5"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#1970-sekarang"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;1.4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;1970-sekarang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-6"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Pemikiran"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pemikiran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;ul&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-7"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Al-Ikhwan_Berbeda_.26_Menolak_Al-Qaeda"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2.1&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Al-Ikhwan Berbeda &amp;amp; Menolak Al-Qaeda&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-8"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Al-Ikhwan_Bukan_Wahabi"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2.2&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Al-Ikhwan Bukan Wahabi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-2 tocsection-9"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Kredo"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;2.3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Kredo&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-10"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Pimpinan"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;3&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pimpinan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-11"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Ikhwanul_Muslimin_di_Indonesia"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;4&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Ikhwanul Muslimin di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-12"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Catatan_kaki"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;5&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Catatan kaki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-13"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Bacaan_lanjut"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;6&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Bacaan lanjut&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="toclevel-1 tocsection-14"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#Pranala_luar"&gt;&lt;span class="tocnumber"&gt;7&lt;/span&gt; &lt;span class="toctext"&gt;Pranala luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/td&gt; &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt; //&lt;![CDATA[ if (window.showTocToggle) { var tocShowText = "tampilkan"; var tocHideText = "sembunyikan"; showTocToggle(); }  //]]&gt; &lt;/script&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Sejarah"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Masa-masa_awal"&gt;Masa-masa awal&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Jamaah Ikhwanul Muslimin berdiri di kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ismailiyah,_Mesir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Ismailiyah, Mesir (halaman belum tersedia)"&gt;Ismailiyah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir" title="Mesir"&gt;Mesir&lt;/a&gt; pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Maret" title="Maret"&gt;Maret&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1928" title="1928"&gt;1928&lt;/a&gt; dengan pendiri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hassan_al-Banna" title="Hassan al-Banna" class="mw-redirect"&gt;Hassan al-Banna&lt;/a&gt;, bersama keenam tokoh lainnya, yaitu Hafiz Abdul Hamid, Ahmad al-Khusairi, Fuad Ibrahim, Abdurrahman Hasbullah, Ismail Izz dan Zaki al-Maghribi. Ikhwanul Muslimin pada saat itu dipimpin oleh Hassan al-Banna. Pada tahun 1930, Anggaran Dasar Ikhwanul Muslimin dibuat dan disahkan pada Rapat Umum Ikhwanul Muslimin pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/24_September" title="24 September"&gt;24 September&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1930" title="1930"&gt;1930&lt;/a&gt;&lt;sup id="cite_ref-2" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-2"&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1932" title="1932"&gt;1932&lt;/a&gt;, struktur administrasi Ikhwanul Muslimin disusun dan pada tahun itu pula, Ikhwanul Muslimin membuka cabang di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suez" title="Suez"&gt;Suez&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abu_Soweir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Abu Soweir (halaman belum tersedia)"&gt;Abu Soweir&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Al-Mahmoudiya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Al-Mahmoudiya (halaman belum tersedia)"&gt;al-Mahmoudiya&lt;/a&gt;. Pada tahun 1933, Ikhwanul Muslimin menerbitkan majalah mingguan yang dipimpin oleh Muhibuddin Khatib.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Perkembangan_1930-1948"&gt;Perkembangan 1930-1948&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Kemudian pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1934" title="1934"&gt;1934&lt;/a&gt;, Ikhwanul Muslimin membentuk divisi Persaudaraan Muslimah. Divisi ini ditujukan untuk para wanita yang ingin bergabung ke Ikhwanul Muslimin.&lt;sup id="cite_ref-3" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-3"&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt; Walaupun begitu, pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1941" title="1941"&gt;1941&lt;/a&gt; gerakan Ikhwanul Muslimin masih beranggotakan 100 orang, hasil seleksi dari Hassan al-Banna&lt;sup id="cite_ref-4" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-4"&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1948" title="1948"&gt;1948&lt;/a&gt;, Ikhwanul Muslimin turut serta dalam perang melawan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Israel" title="Israel"&gt;Israel&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palestina" title="Palestina"&gt;Palestina&lt;/a&gt;. Saat organisasi ini sedang berkembang pesat, Ikhwanul Muslimin justru dibekukan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muhammad_Fahmi_Naqrasyi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Muhammad Fahmi Naqrasyi (halaman belum tersedia)"&gt;Muhammad Fahmi Naqrasyi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perdana_Menteri_Mesir" title="Perdana Menteri Mesir" class="mw-redirect"&gt;Perdana Menteri Mesir&lt;/a&gt; tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1948" title="1948"&gt;1948&lt;/a&gt;. Berita penculikan Naqrasyi di media massa tak lama setelah pembekuan Ikhwanul Muslimin membuat semua orang curiga pada gerakan Ikhwanul Muslimin.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="1950-1970"&gt;1950-1970&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Secara misterius, pendiri Ikhwanul Muslimin, Hassan al-Banna meninggal dunia karena dibunuh pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/12_Februari" title="12 Februari"&gt;12 Februari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1949" title="1949"&gt;1949&lt;/a&gt;. Kemudian, tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1950" title="1950"&gt;1950&lt;/a&gt;, pemerintah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesir" title="Mesir"&gt;Mesir&lt;/a&gt; merehabilitasi organisasi Ikhwanul Muslimin. Pada saat itu, parlemen Mesir dipimpin oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mustafa_an-Nuhas_Pasha&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mustafa an-Nuhas Pasha (halaman belum tersedia)"&gt;Mustafa an-Nuhas Pasha&lt;/a&gt;. Parlemen Mesir menganggap bahwa pembekuan Ikhwanul Muslimin tidak sah dan inkonstitusional. Ikhwanul Muslimin pada tahun 1950 dipimpin oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hasan_al-Hudhaibi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Hasan al-Hudhaibi (halaman belum tersedia)"&gt;Hasan al-Hudhaibi&lt;/a&gt;. Kemudian, tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/23_Juli" title="23 Juli"&gt;23 Juli&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1952" title="1952"&gt;1952&lt;/a&gt;, Mesir dibawah pimpinan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_Naguib" title="Muhammad Naguib"&gt;Muhammad Najib&lt;/a&gt; bekerjasama dengan Ikhwanul Muslimin dalam rencana menggulingkan kekuasaan monarki Raja Faruk pada Revolusi Juli. Tapi, Ikhwanul Muslimin menolak rencana ini, dikarenakan tujuan Revolusi Juli adalah untuk membentuk Republik Mesir yang dikuasai oleh militer sepenuhnya, dan tidak berpihak pada rakyat. Karena hal ini, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gamal_Abdel_Nasser" title="Gamal Abdel Nasser" class="mw-redirect"&gt;Jamal Abdul Nasir&lt;/a&gt; menganggap gerakan Ikhwanul Muslimin menolak mandat revolusi. Sejak saat ini, Ikhwanul Muslimin kembali dibenci oleh pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline" id="1970-sekarang"&gt;1970-sekarang&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Ketika &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Anwar_Sadat" title="Anwar Sadat"&gt;Anwar Sadat&lt;/a&gt; mulai berkuasa, anggota Ikhwanul Muslimin yang dipenjara mulai dilepaskan. Menggantikan Hudhaibi yang telah meninggal pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1973" title="1973"&gt;1973&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Umar_Tilmisani&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Umar Tilmisani (halaman belum tersedia)"&gt;Umar Tilmisani&lt;/a&gt; memimpin organisasi Ikhwanul Muslimin. Umar Tilmisani menempuh jalan moderat dengan tidak bermusuhan dengan penguasa. Rezim &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hosni_Mubarak" title="Hosni Mubarak"&gt;Hosni Mubarak&lt;/a&gt; saat ini juga menekan Ikhwanul Muslimin, dimana Ikhwanul Muslimin menduduki posisi sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oposisi" title="Oposisi"&gt;oposisi&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Parlemen_Mesir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Parlemen Mesir (halaman belum tersedia)"&gt;Parlemen Mesir&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" class="mw-headline" id="Pemikiran"&gt;Pemikiran&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Ikhwanul Muslimin merupakan sebuah organisasi Islam berlandaskan ajaran Islam. Ia merupakan salah satu jamaah dari beberapa jamaah yang ada pada umat Islam, yang memandang bahwa Islam adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dien" title="Dien" class="mw-redirect"&gt;dien&lt;/a&gt; yang universal dan menyeluruh, bukan hanya sekedar agama yang mengurusi ibadah ritual (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Shalat" title="Shalat"&gt;shalat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Puasa" title="Puasa"&gt;puasa&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Haji" title="Haji"&gt;haji&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zakat" title="Zakat"&gt;zakat&lt;/a&gt;, dll) saja. Tujuan Ikhwanul Muslimin adalah mewujudkan terbentuknya sosok individu muslim, rumah tangga Islami, bangsa yang Islami, pemerintahan yang Islami, negara yang dipimpin oleh negara-negara Islam, menyatukan perpecahan kaum muslimin dan negara mereka yang terampas, kemudian membawa bendera jihad dan da’wah kepada Allah sehingga dunia mendapatkan ketentraman dengan ajaran-ajaran Islam&lt;sup id="cite_ref-5" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-5"&gt;[6]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;. Ikhwanul Muslimin menolak segala bentuk penjajahan dan monarki yang pro-Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perpolitikan di berbagai negara, Ikhwanul Muslimin ikut serta dalam proses &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi" title="Demokrasi"&gt;demokrasi&lt;/a&gt; sebagai sarana perjuangannya, sebagaimana kelompok-kelompok lain yang mengakui demokrasi. Contoh utamanya adalah Ikhwanul Muslimin di Mesir yang mengikuti proses &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pemilu" title="Pemilu" class="mw-redirect"&gt;pemilu&lt;/a&gt; di negara tersebut &lt;sup id="cite_ref-6" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikhwanul_Muslimin#cite_note-6"&gt;[7]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2974125323532376353-4314987408757932476?l=proaksi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://proaksi.blogspot.com/feeds/4314987408757932476/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2974125323532376353&amp;postID=4314987408757932476' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4314987408757932476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2974125323532376353/posts/default/4314987408757932476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://proaksi.blogspot.com/2009/12/apa-itu-ikhwanul-muslimin-1.html' title='Apa itu Ikhwanul Muslimin (1)'/><author><name>proaksi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12958773955788873196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/S0cU9MS0QCI/AAAAAAAAAJA/vmLXCsCD7Dw/S220/linux+pingu.jpeg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_8ysSXU2ag-E/Sxxz7nhvIuI/AAAAAAAAAFg/0h1WY58q5Qk/s72-c/%40im.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
